Rabu, 14 Juli 2021

11 Cara Agar Jualan di Shopee Cepat Laku Kamu Wajib Tau

 


11 Cara Agar Jualan di Shopee Cepat Laku Kamu Wajib Tau


Beriklan di shopee sudah biasa, modal besar, belum tentu hasil..


Tembak kata kunci, sebar di sku, atau trik tumpuk sku pun sudah biasa..


Trik jual banting harga, tapi nyatanya tipuan agar bisa jual mahal, juga sudah saturated, banyak yang pakai..


Baca Juga : Cara Membeli Pulsa Listrik PLN di Shopee


Bikin post atau story di shopee pun gak akan kuat kalau followers kamu sedikit..


Live di shopee? Cuma emak-emak yang jago..


Mau cara lain yang langsung tertarget ke calon customer dengan kemiripan di atas 80% ?


Tanpa modal loh, alias cara ini bisa dipakai gratisan.. Tapi lumayan capek ngerjainnya..


Oke jika banyak yang mau, saya akan infokan caranya dibawah tanda +++ ketika sudah mencapai 100 komentar..


Baca Juga : Waspada Modus Penipuan Online Seller Baru di Shopee


Caranya adalah fitur bawaan shopee, follow un-follow.. Sebagai marketplace rasa sosial media, fitur ini amat sangat kuat jika kamu #tepat memakainya..


Buat yang toko-nya palu gada, silahkan skip cara ini ‼️

(Atau kamu akali sendiri, dengan dekorasi toko)


Agar mudah dicerna, saya akan langsung berikan pakai contoh ya


1. Saya sadar menjual berbagai jenis celana hamil import, dengan harga super murah..


2. Saya dekorasi toko, 4 produk unggulan akan saya tampilkan di home page


3. Lalu saya mulai mengikuti beberapa orang, tentu orang yang tertarget dengan kemiripan lebih dari 80%. Tinggal kita analisa mereka kumpul-nya dimana?


4. Kesalahan pertama yang saya lakukan, saya menganggap pelanggan saya berkumpul di celana hamil kompetitor. Itu salah, karena yang sudah beli celana hamil, kemungkinan beli lagi memang tetap ada, tapi kecil ‼️


5. Saya putuskan mulai mencari pelanggan di produk related, contoh : vitamin ibu hamil, celana dalam ibu hamil, daster ibu hamil, bh ibu hamil, dll


6. Saya ketikkan kata kunci di kolom pencarian shopee, lalu saya lihat ulasan produknya, lalu ikuti satu per satu customer yang sudah beli disana. Caranya tinggal klik nama di ulasan, lalu klik ikuti (kalau namanya ** tidak bisa ya)


7. Utamankan ke produk yang ulasannya sudah banyak dan produk yang sedang beriklan..


8. Shopee akan memberikan notifikasi ke customer tersebut, ketika dia lihat, maka ada kemungkinan untuk cek siapa sih ini, lalu klik, ternyata toko yang jualan celana hamil, mereka akan merasa "loh kok tau aku sedang hamil, aku mau beli ah celana hamil" 


Baca Juga : 6 Kekurangan Sistem COD


9. Ikuti 1000 orang untuk target pertama, tidak akan semua lihat toko kita, anggap saja hanya 100 orang yang tersadar untuk klik, Lalu dari 100 orang tersebut hanya 10 orang yang jadi beli, artinya teman-teman akan bertambah 10 order/Hari..


10. Ulangi trik ini setiap hari, di akhir minggu silahkan un-follow 


11. Ingat ‼️ shopee adalah marketplace rasa sosial media, jadi ketika klik profile customer, lalu dia ada buat postingan, silahkan komentari, silahkan berinteraksi dengan wajar..


Sudah itu saja kok triknya, sederhana sekali kan?


Point 2, 4, dan 5 sangat PENTING ya ‼️

Jangan sampai terlewatkan point tersebut..


Semoga bermanfaat.


Demikian sedikit tulisan mengenai 11 Cara Agar Jualan di Shopee Cepat Laku Kamu Wajib Tau
Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!

Shopee ga bisa pilih Kurir Begini Cara Pilih Kurir Shopee Sesuai Keinginan Pembeli



Shopee ga bisa pilih Kurir Begini Cara Pilih Kurir Shopee Sesuai Keinginan Pembeli


Sudah beberapa minggu ini jika kita belanja di Shopee tidak bisa polih kurir sesuai keinginan pembeli.

Jika pun bisa memilih sesuai keinginan maka voucher ongkos kirim gratis secara otomatis nonaktif atau tidak bisa digunakan.

Kenapa kok ganti kurir, dari pengalaman saya, beberapa kurir bermasalah di wilayah A, tapi di wilayah B tidak bermasalah.

Contohnya beberapa hari lalu, saya beli barang yang dikirim dengan A******a (kurir otomatis dari Shopee), barang sudah sampai di wilayah penerimaan tapi 3 hari kemudian baru diantar.


Baca Juga : 6 Kekurangan Sistem COD


Berikut ini cara sedikit curang agar pembeli tetap dapat menggunakan kurir sesuai keinginan pembeli namun tetap dapap menggunakan voucher ongkir gratis.

0. Pilih barang yang ingin dibeli, masukkan ke keranjang belanja, pilih barang lain masukkan juga ke keranjang belanja, lakukan cara seperti sebelumnya sehingga beberapa barang yang kita inginkan sudah terpenuhi (tujuan langkah ini adalah untuk menghemat ongkos kirim).

1. Pilih item barang dalam keranjang belanja (dalam contoh saya kan membayar buku anak-anak yang akan saya sumbangkan ke salah satu Lembaga Pendidikan). Pada langkah ini perhatikan bagian atas yang menandakan gratis ongkos kirim sudah aktif, jika belum dapat gratis ongkir, klik menu Voucher Shopee dan pilih voucher yang tersedia. Klik tombol Checkout jika pada langkah ini sudah benar-benar sesuai keinginan.


Baca Juga : Modus Penipuan Online Seller Baru di Shopee


2. Perhatikan alamat pengiriman apaah sudah sesuia, klik tombo Buat Pesanan untuk melanjutkan transaksi 

3. Lakukan pembanyaran, dalam contoh saya menggunakan ShopeePay sehingga harus memasukan PIN

4. Klik tombol Ubah pada menu Informasi Pengiriman untuk menampilkan pilihan kurir 

5. Pilih kurir yang disediakan oleh penjual sesuai keinginan, klik Konfirmasi untuk menyelesaikan penggantian kurir 

Catatan:

- Penggantian kurir hanya bisa dilakukan 1 (satu) kali dalam setiap transaksi pembelian.

- Penggantian kurir bisa dilakukan sebelum penjual merespon pesanan.

Jangan bagikan post ini ya, nanti trik ini malah tidak bisa digunakan lagi.


Baca Juga : Cara Membeli Pulsa Listrik PLN di Shopee


Demikian sedikit tulisan mengenai  Shopee ga bisa pilih Kurir Begini Cara Pilih Kurir Shopee Sesuai Keinginan Pembeli

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!

Selasa, 13 Juli 2021

Download Materi FREE rasa PREMIUM Khusus untuk blogger

 


Download Materi FREE rasa PREMIUM Khusus untuk blogger

Materi FREE rasa PREMIUM. Khusus untuk blogger, youtuber, dan publisher dunia bisnis online.


1. 15000 artikel SEO. Membahas tips trik dan tutorial. Cocok untuk jangka panjang (Topik teknologi, bisnis, kesehatan, dan pendidikan)


2. 500+ template blogger premium + license.


3. 100+ theme dan plugin wordpress premium + license.


4. Berbagai ebook tips dan trik google adsense 2021.


5. Berbagai trik SEO website/blog dan Youtube organik sesuai algoritma update.


Materi dan file premium Official Grup. Di update setiap bulan. Cek update di link di bawah, semoga berguna untuk aktivitas bisnis online di bidang blogging, youtube, publisher, jasa writer, dll.


Catatan:

Disertakan panduan lengkap untuk pemula

Bersumber dari Grup Adsense Secret Indonesia


Download semua:

https://www.mediafire.com/folder/y6y6a6aoz735o/

2 Penyebab Domain Kamu Bisa Hilang

 


2 Penyebab Domain Kamu Bisa Hilang 


Lagi rame di grup blogger pada kehilangan domain gara2 domain yg dibeli di takeover seller ( yg tidak resmi ) ataupun terciduk registrar tempat membeli karena berbagai alasan, hanya karena pengen dapat harga murah.


Gini, sy kasih sedikit tips buat teman teman yg punya web, sering beli domain dll soal beli beli domain murah.


1. Jangan beli Domain dari perorangan yg tidak jelas


Banyak seller domain menawarkan domain murah, misal domain.com hanya 50 rb atau $1 doang. Jangan keburu Nafsu,  cek dulu domainnnya didaftarin dimana, dapat akses full atau tidak & terdaftar atas nama siapa.

Kalau didfatarin atas nama si seller, mending jangan.

Kalau ga dapat akses login full, mending jangan.


Kenapa?

Anda bisa kehilangan akses domain kapan saja & akan sulit untuk ngeclaimnya.


Domain yg di take over oleh seller yg tdk bertanggung jawab, dapat dijual lagi oleh si seller melalui marketplace domain atau dimasukan ke platform lelang domain. Dapat domain bagus tanpa harus repot mikir & keluar duit.


Baca Juga : 8 Cara Mencari Experid Domain Berkualitas


2. Sumber pembayaran Domain yg tidak aman


Ada juga tipe seller yang menjual domain murah dengan cara membeli dari CC / kartu kredit hasil Cardingan.

Beli pakai kartu kredit hasil curian dengan harga normal ( misal $9) tapi jual ke anda dengan harga murah ( 50k / $1 ).

Rugi Dong?   Ya engga, orang bukan duit dia yang dibuat beli.

Resikonya, kalau domain kedetect fraud transaction, atau transaksi ilegal domain yang teman - teman beli diciduk / ditahan registrar.

Ilang lg domainnya 


Terus gimana biar dapet domain murah?  Ya beli dari provider penyedia domainnya lsng.  

Cari yg lagi promo,

Anda yg daftar, anda yg bayar, pake duit sendiri.


Anggaplah beli normal 150rb an, itu berarti cuma 12,5k perbulan.

Cuma seharga semangkok mie ayam bakso.


Masih Mahal??

Tunggu Promo Domain murah dari penyedia layanan resmi.


Baca Juga : Cara Membuat Tool Whois Domain dengan PHP


Penyedia layanan biasanya kasih Promo Domain Murah Kapan?


Ada promo resmi dari registrar untuk para resellernya, biasanya di momen momen khusus, seperti blackfriday, cybermonday dll.

Kalau yang Indo biasanya mau 17 An Agustus.


Atau kadang ada penyedia layanan domain yang sengaja "jual Rugi" untuk memenuhi kuota penjualan dari registrar, setelah memenuhi kuota si penyedia akan dapat rebates / potongan harga kulakan domain di kemudian hari. Nah dari sini modal bisa dibalikin. Ada juga benefit lain yg didapat si penyedia pada case ini.


Mungkin itu seklumit hal yg teman - teman bisa pahami, Kalau ada yg mau nambahin monggo.


Baca Juga : Cara Baca DA PA Blog Gratis


Intinya jangan sampai Mau untung tapi malah buntung.


Demikian sedikit tulisan mengenai   2 Penyebab Domain Kamu Bisa Hilang 

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!





Sebuah Kisah Tentang Cinta Ayah kepada Anaknya

 



Sebuah Kisah Tentang Cinta Ayah kepada Anaknya



AYAH di dalam kamar, beberapa kali batuk-batuk.


Sementara di ruang tamu, ibu sedang ngobrol dengan anak perempuannya.


“Cinta ayahmu kepadamu luar biasa, tetapi lebih banyak disimpan dalam hati karena kau perempuan”, kata ibu.


Aku mendengarkan ibu dengan heran.


“Ketika kau melanjutkan kuliah ke Jakarta dan aku bersama ayahmu mengantarmu ke stasiun, kau dan aku saling berpelukan. Ayahmu hanya memandang. Dia bilang juga ingin memelukmu, tapi sebagai laki-laki tak lazim memeluk anak perempuan di depan banyak orang, maka dia hanya menjabat tanganmu, lalu berdiri sampai kereta itu menghilang”, kata ibu.


“Ibu memang sering menelponmu. Tahukah kau, itu selalu ayahmu yang menyuruh dan mengingatkan.


Mengapa bukan ayahmu sendiri yg menelpon? Dia bilang, “Suaraku tak selembut suaramu, anak kita harus menerima yang terbaik”.


“Ketika kamu diwisuda, kami duduk di belakang. Ketika kau ke panggung dan kuncir di togamu dipindahkan rektor, ayahmu mengajak ibu berdiri agar dapat melihatmu lebih jelas.

“Alangkah cantiknya anak kita ya bu,” kata ayahmu sambil menyeka air matanya.


Mendengar cerita ibu di ruang tamu, dadaku sesak, mungkin karena haru atau rasa bersalah.


Jujur saja selama ini kepada ibu aku lebih dekat dan perhatianku lebih besar. Sekarang tergambar kembali kasih sayang ayah kepadaku. Aku teringat ketika naik kelas 2 SMP aku minta dibelikan tas. Ibu bilang ayah belum punya uang.


Tetapi sore itu ayah pulang membawa tas yang kuminta. Ibu heran. “Tidak jadi ke dokter?” tanya ibu. “Kapan-kapan saja. Nanti minum jahe hangat, batuk akan hilang sendiri” Kata ayah.


Rupanya uang untuk biaya ke dokter dipakainya untuk membeli tasku, membeli kegembiraan hatiku, dengan mengorbankan kesehatannya.


“Dulu setelah prosesi akad nikahmu selesai, ayahmu bergegas masuk kamar. Kau tahu apa yg dilakukan?” tanya ibu.


Aku menggeleng. “Ayahmu sujud syukur sambil berdoa untukmu. Air matanya membasahi sajadah.


Dia mohon agar Allah melimpahkan kebahagiaan dalam hidupmu. Sekiranya kau dilimpahi kenikmatan, dia mohon tidak membuatmu lupa zikir kepada-Nya.


Sekiranya diberi cobaan, mohon cobaan itu adalah cara Tuhan meningkatkan kualitas hidupmu.


Lama sekali dia sujud sambil terisak. Ibu mengingatkan banyak tamu menunggu. Dia lalu keluar dengan senyuman tanpa ada bekas air di pelupuk matanya”.


Mendengar semua itu, air mataku tak tertahan lagi, tumpah membasahi pipi.


Dari kamar terdengar ayah batuk lagi. Aku bergegas menemui ayah sambil membersihkan air mata.


“Kau habis menangis?” Ayah menatapku melihat sisa air di mataku.


“Oh, tidak ayah!” aku tertawa renyah. Ku pijit betisnya lalu pundaknya.


“Pijitanmu enak sekali seperti ibumu”, katanya sambil tersenyum.


Aku tahu, meski sakit, ayah tetap ingin menyenangkan hatiku dengan pujian.


Itulah pertama kali aku memijit ayah. Aku melihat betapa gembira wajah ayah. Aku terharu.


“Besok suamiku menyusulku, ambil cuti seminggu seperti aku. Nanti sore ayah kuantar ke dokter”, kataku. Ayah menolak. “Ini hanya batuk ringan, nanti akan sembuh sendiri”.


“Harus ke dokter, aku pulang memang ingin membawa ayah ke dokter, mohon jangan tolak keinginanku”, kataku berbohong.


Ayah terdiam. Sebenarnya aku pulang hanya ingin berlibur, bukan ke dokter.


Tapi aku berbohong agar ayah mau kubawa ke dokter. Aku bawa ayah ke dokter spesialis.


Ayah protes lagi, dia minta dokter umum yang lebih murah. Aku hanya tersenyum.


Hasil pemeriksaan ayah harus masuk rumah sakit hari itu juga. Aku bawa ke rumah sakit terbaik di kotaku.


Ibu bertanya setengah protes. “Dari mana biayanya?”. Aku tersenyum. “Aku yg menanggung seluruhnya bu. Sejak muda ayah sudah bekerja keras mencari uang untukku. Kini saatnya aku mencari uang untuk ayah. Aku bisa! Aku bisa bu!”.


Kepada dokter aku berbisik; “Tolong lakukan yang terbaik untuk ayahku dok, jangan pertimbangkan biaya”, kataku. Dokter tersenyum.


Ketika ayah sudah di rumah dan aku pamit pulang, aku tidak menyalami, tetapi merangkul dengan erat untuk membayar keinginannya di stasiun dulu.


“Seringlah ayah menelponku, jangan hanya ibu”, kataku. Ibu mengedipkan mata sambil tersenyum.


Dalam perjalanan pulang, aku berfikir, berapa banyak anak yg tidak paham dengan ayahnya sendiri seperti aku.


Selama ini aku tidak paham betapa besar cinta ayah kepadaku.


Hari-hari berikutnya aku selalu berdoa. Namun kini dengan perasaan berbeda. Terbayang ketika ayah bersujud pada hari pernikahanku sampai sajadahnya basah dengan air mata. Betapa besar cinta kasih seorang ayah Tidaklah jauh berbeda dgn cinta kasih seorang ibu.


Semoga Allah masih memberikan waktu yang cukup, untuk aku bisa lebih lama lagi memijit kaki ayah, memeluk dan menumpahkan cintaku pada Ayah. Seperti cintaku pada Ibu.


Mari kita sayangi orang tua kita, selagi mereka masih bersama sama kita. Mereka menyayangi kita dengan tindakan, bukan kata kata. Lakukan hal hal kecil untuk mereka, mereka sudah bahagia.



Demikian sedikit tulisan mengenai   Sebuah Kisah Tentang Cinta Ayah kepada Anaknya

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!

Kamis, 08 Juli 2021

Mungkin Allah Sudah Bosan dengan Kamu

 



Mungkin Allah Sudah Bosan dengan Kamu



Seorang driver angkutan online bertanya pada seorang Ustadz yang kebetulan jadi penumpang nya hari itu. "Pak ustad, kenapa ya. Saya kok merasa susah dan penuh masalah. Cari rizki sulit, orderan sepi, cari penumpang susah, penghasilan semakin kecil, cicilan motor dan mobil pun menungak terus pokoknya masa depan saya semakin suram pa ustadz ....!!


Saya juga merasa jenuh dengan hidup saya yang begini2 aja..! Terasa hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya. Bosan saya ustadz. *Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya?"*


 "Oooo..! Mungkin saat ini *Alloh juga lagi BOSAN dengan kamu.*" 


"Hahh! Allah bosan dengan saya ? Maksudnya bagaimana ustadz?", tanya si driver angkutan online itu


 "Mungkin Malaikat Rahmat capek mencari sampean, nak... Sebab dicari kesana kemari tapi sampean tak pernah ditemukan."


Setelah berhenti sejenak, ustadz tersebut melanjutkan,


"kamu dicari oleh Allah di antara kumpulan orang yang sholat berjamaah di masjid, tidak ada. 


Dicari di antara kumpulan DHUHA, kamu juga tak ada. 


Dicari di antara kumpulan TAHAJJUD juga tak ada

Dicari di antara kumpulan PUASA sunah ga ada


Dicari di antara kumpulan SEDEKAH juga tak kelihatan batang hidungmu. 


Dicari di antara kumpulan TADARUSAN Qur'an, kamu juga tak nampak di sana. 


Dicari di antara kumpulan orang orang yang UMROH, *niat pun sampean tidak punya.*


Driver angkutan online itu diam menunduk, ia merasa seperti ada sesuatu yang menohok relung hatinya. 


Si ustadz melanjutkan...


"kamu dicari Allah di antara orang² yang *tepat waktu  SHOLATNYA,* sampean juga tak ada. *Malah sholat sampean di kerjakan paling belakang dibanding aktivitas lainnya.*


Memangnya siapa yang ngasih waktu dan umur pada kamu. 


Dicari di antara ahli SHOLAWAT pun tak ada. 


Dicari di antara yang MENUNTUT ILMU (agama/pengajian/ta'lim), juga ga ada. 


Dicari di antara orang yang mengamalkan dan menegakkan SILATURRAHIM, kamu juga ga ada., sok sibuk... sok repot... ngutak-ngatik yg kurang manfaat*


Terus Allah mau mencari sampean di mana lagi? Coba sampean beritahu..! 


Driver angkutan online itu diam.


"Bicaralah ... ngomongo, jgn diam aja', " 

ucap ustadz itu


Maka menangislah si driver angkutan online tadi. Sambil mengusap airmatanya yang bercucuran, seperti cucuran air hujan yang meresap lewat genteng bocor,  ia lalu ber-Istighfar.


"Tobat... Ustadz....saya tobat "


*"Hidup itu sederhana, nak"...*

*"Kalau kita memprioritaskan Allah..., Dia pun pasti memprioritaskan kita."*


...Mongga koreksi diri,  mumpung masih ada waktu..._ 

termasuk koreksi untuk diri saya sendiri...!!


Semogga bermanfaat semogga alloh mengampuni dosa dosa kita dan menerima taubat kita aamiin 


Demikian sedikit tulisan mengenai   Mungkin Allah Sudah Bosan dengan Kamu

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!


Bingung Apa Peluang Bisnis di Saat Pandemi

 


Bingung Apa Peluang Bisnis di Saat Pandemi


Masa PPKM seperti ini jadi teringat masa awal PSBB dulu. Karena bisnis2 utama kami tutup, juga sayang lihat kantor kosong nganggur, akhirnya bikin bisnis sayur online. Siapa tahu bisa berkembang.


Modalnya cuma 1: Database customer bisnis lokal milik istri.


Eh 2 ding, sama sepeda motor yang kami pakai buat kulakan ke pasar.

Baca Juga : 2 Trick Menulis Atrikel Standar Blog

Hehe iya kami kulakan sendiri di awal. Padahal sebenarnya hati ketar-ketir juga wong belum tahu wujud dan cara main corona ini. Tapi bismillah aja. Alhamdulillah aman melewati itu.


Buat apa kok harus terjun kulakan ngubek2 pasar?


Buat nyari supplier yang cocok. 


Yang kualitas barangnya bagus, bisa diorder via WA dan bisa kirim ke kantor. Supplier ini krusial. Selama ga bisa menemukan yang cocok, pasti proses selanjutnya keteteran. Dan untuk menemukan supplier yang cocok kami merasa harus ketemu langsung secara personal dan meraskan interaksi dengan mereka.


Selama masa pencarian itu kami menjajaki +/- 5 supplier sebelum akhirnya ketemu yang cocok. Baru setelah itu bisa rekrut orang untuk ambil / terima produk dan packing sesuai orderan.


Selain supplier, sejak awal kami juga merekrut kurir, karena pasti ga akan bisa kami kirim sendiri. Supaya dapat opsi kurir yang banyak, kami publish lowongan itu dengan menyampaikan kalau ongkirnya flat dan orderan belum tentu rutin ramai. Kami sampaikan apa adanya supaya hanya yang militan yang mau gabung. Alhamdulillah dapat 2 yang fast respon dan bagus kerjanya. Satu kami pilih sebagai driver utama, satu lagi sebagai cadangan. Enaknya ga perlu alokasi gaji, karena main fee ongkir. Kami cukup modali rengkek supaya memudahkan mereka mengirim orderan. Alhamdulillah ketemu yang cocok. Kurir perempuan yg bisa setir mobil juga jadi bisa nemenin istri untuk pergi2. Sampai sekarang masih sering kami pakai jasanya.


Rasanya itu aja yang signifikan.


Untuk branding masih bisa kami pasrahkan ke desainer grafis kami yang kerja remote. Dia bantu siapkan packaging tas kresek bersablon logo kami dan sehelai ucapan terima kasih buat customer. Berjalan seperti itu sembari berangsur membangun medsos dan web.


Bisa jalan relatif mudah karena utamanya bermodal database customer yang berisi emak2, domisili lokal dan sudah percaya dengan kami. Klop banget. Alhamdulillah.


Tinggal minta price list & info stok dari supplier, kemudian open PO. Dana kami hanya terpakai untuk modal kulakan produk yang tahan lama.


Alhamdulillah bisa dibilang bisnis sayur online kami waktu itu minim sekali modal. Berangsur2 ramai orderan. Sekali dua kali juga pernah sih dikomplain. Bahkan ada yang sampai marah luar biasa ke kurir kami karena kurir salah berikan orderan. Tapi setelah itu ybs order lagi hehe. Memang kalau sudah berbuat salah bisanya cuma minta maaf dan memperbaiki. Seringnya cukup begitu saja customer akan tetap loyal.


Dalam bisnis sayur online ini, bangsa sayur2an hanya memberi margin sedikit, tapi kalau tidak ada sayur, kadang orang ga jadi belanja. Jadi dia harus tetap ada, kita ambil margin dari produk yang lain. Ibarat bisnis bioskop, margin yang besar sejatinya bukan dari bioskopnya, tapi dari jajanannya. Tapi kalau nda ada bioskopnya, nda bisa ambil profit lebih dari jajanannya.


Begitulah berjalan terus sampai alhamdulillah bisa menghasilkan passive income yang lebih dari UMR. Namun bisnis ini kami hentikan setelah bisnis utama sudah bisa jalan lagi. Supaya bisa fokus me-restart ulang sebab dalam momen hibernasi PSBB memang seluruh tim kami bubarkan agar bisa menata lebih baik lagi.


Mlijosuroboyo akhirnya kami berikan ke salah satu mantan pegawai kami. Semua branding, web, IG. Tapi tidak termasuk no WA dan database hehe. Biar berjuang sendiri. Cukup kami bantu broadcast kontak barunya ke seluruh database customer yang pernah belanja. Tapi tempo hari saya cek sepertinya tidak dijalankan.

Demikian sedikit tulisan mengenai  Bingung Apa Peluang Bisnis di Saat Pandemi

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!



Sabtu, 03 Juli 2021

3 Klasifikasi bentuk logo yang Desainer Wajib Tau

 


3 Klasifikasi bentuk logo yang Desainer Wajib Tau


Apa sih yg dibicarakan oleh ilustrasi di atas?3 Klasifikasi bentuk logo yang Desainer Wajib Tau.  Jadi di buku pak Surianto Rustan menjelaskan bahwa bentuk logo terbagi atas 3 pendekatan bentuk. Yaitu..


1. Bentuk dasar 

Yaitu segala bidang datar yg kita kenal. Seperti segitiga, lingkaran, persegi, segilima, dan lain-lain.


2. Bentuk yg sangat menyerupai bentuk aslinya

Yaitu seperti foto atau objek yg menggunakan ilustrasi yg dibuat mirip dengan bentuk aslinya. 


3. Bentuk tipografi 

Yaitu bentuk2 yg dibuat dengan dasar bentuk tipografi. Semakin ke sudut semakin minim pencampuran bentuk lainnya. 


Baca Juga : Derita Desainer , Diminta Desain Bagus Tapi Gratis


Nah dari sini aja setidaknya kita bisa mendapatkan gambaran sederhana, mau dibawa kemana kah karya logo yg kita buat. 


Walaupun cuma sebagai portofolio atau memang dibuat untuk dijual. 


Klarifikasi bentuk ini pun bisa menjadi acuan buat desainer membuat logo. 


Di buku logo ini, pak Surianto memang biasa membuat penjelasan dengan style unik seperti ini. 


Ini juga membantu kita untuk lebih memahami penjelasan yg tidak cukup disampaikan dalam 2 halaman. 


Baca Juga : 4 Keuntungan Menjual Produk Digital


Apa pentingnya sih pelajari hal ini?

Gambar ya gambar aja ga usah pake teori macem2 segala!


Kita akan selalu ketemu pendapat yg kontra seperti ini. 


Tapi percaya deh, kalo kita ingin dibayar mahal. Kita perlu untuk bisa menjelaskan dari sudut akademis. 


Karena walaupun kita otodidak, dengan kita bisa menunjukkan kapasitas kita secara intelektual berdasarkan keilmuan. Kita akan dihargai dan dinilai sebagai profesional. (Dgn catatan penjelasannya jangan ngotot dan ngegas juga ya )


Bukan opini ngasal yg justru menyerang klien. 

Seperti menyuruh klien untuk bertobat. 


Apa urusannya, kenapa kita jadi sombong?



Desainer yg paham bahwa ilmu itu penting ga akan ragu untuk menyisihkan sebagian pendapatannya untuk mengasah keilmuannya. 


Paham bahwa masih banyak hal di dunia ini yg tidak kita pahami menjadi dasar kenapa kita perlu menghargai usaha orang lain. 


Yaitu orang lain yg bersusah payah mengumpulkan keilmuan yg tersebar luas dan merangkumnya kedalam lembaran2 kertas. Agar mudah dipelajari oleh desainer lainnya.


Jadi kalo masih ketemu dengan komentar "Ilmu itu kan gratis, kenapa harus bayar? Langsung aja ajarin kenapa sih!"


Artinya orang tersebut masih ada di level paling dasar tentang keilmuan dan moralitas. 


Kita bisa ingatkan dia, atau kalau ga kuat dengernya ya abaikan aja lah. 


Baca Juga : Download Ebook Dreamstime Gratis


Sejak dulu saya selalu antusias dengan membaca. Walaupun membaca tulisan di papan tulis menjadi hal yg sulit karena saya punya minus.


Tapi manfaat membaca masih bisa saya rasakan sampai sekarang. Bisa menulis panjang seperti ini pun adalah bentuk manfaat dari kebiasaan membaca yg saya pelihara. 


Kamu ga mesti kok kayak saya. Kalo memang lebih bisa menyerap keilmuan dengan baik lewat video. Itu ga masalah, karena tiap orang punya model belajar nya masing2. 


Yg terpenting kita ga boleh besar kepala, apalagi sampai merendahkan klien. Bisa dibilang itu sudah ga beretika. 


Dan etika itu ga bisa melekat pada kita, jika kita ga paham keilmuan. 




Pilihan untuk naik kelas itu ada di tangan kamu sendiri. Berapakah harga yg mampu kita bayarkan untuk mendapatkan keilmuan tersebut. 


Semoga tulisan ini bisa membuka khasanah pemikiran kita. Infokan ke temen desainer kamu yg belum tau. 


Dan, oh iya. Jangan cari bukunya di marketplace atau manapun. Kamu ga akan ketemu dalam jumlah yg banyak. Karena buku ini sudah ga akan dicetak lagi.


Beruntunglah saya dan kalian yg sudah memilikinya.


Semangat berkarya


Demikian sedikit tulisan mengenai   3 Klasifikasi bentuk logo yang Desainer Wajib Tau

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!





Jumat, 02 Juli 2021

7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Belanja Melalui WhatsApp

 


7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Belanja Melalui WhatsApp


WhatsApp bukan cuma buat chatting dan telpon doang, tapi bisa juga buat jualan alias buat bisnis. Sudah pada tahu dong. 


Banyak yang bertanya apakah aman komunikasi dan bisnis di WA? Aman gak belanja online di WA?


AMAN bosqu!


Baca Juga : Waspada Motif penipuan Tanya Kode OTP


Kalau mau aman ya harus jadi pengguna yang cerdas.


Nih caranya:


1.Perhatikan saat belanja online atau bisnis beda dengan chatting, WA memberi label secara jelas saat kamu bicara dengan akun bisnis.


2.Setiap chat pesan kamu ada label dilindungi oleh enkripsi end-to-end, artinya hanya kamu dan rekan chat kamu yang dapat membaca atau mendengarkan pesan kamu.


3.Ada akun bisnis WA yang ngejawabin pesannya adalah karyawan atau pihak ketiga, jadi mereka butuh waktu untuk proses dan jawab pesanan kamu. Jadi butuh kesabaran juga.


4.Kalau kamu gak mau terima pesan dari seseorang atau dari akun bisnis, bisa kamu blok akun itu melalui chat, ada fiturnya kok. Kalau menurut kamu itu akun bisnis sudah melanggar Kebijakan Perdagangan di WA, kamu bisa laporkan itu akun bisnis.


Baca Juga : 7 Cara Pembayaran Online Shopping


5.Selalu lakukan pengecekan informasi tentang penjual ya. Laporan bisa dikirim ke polisi atau Kemendag melalui nomer WhatsApp 0853-11111-010, email ke pengaduan.konsumen@kemendag.go.id, atau situs resmi di http://simpktn.kemendag.go.id apabila mengalami kerugian akibat berbelanja online.


6.Informasi akun bisnis yang harus dicek: Situs Bisnis atau nomor telepon yang dapat dihubungi, alamat toko fisik, review/komentar dari pembeli lainnya, syarat dan ketentuan serta aturan pengembalian barang secara jelas dan rinci, spesifikasi produk yang didagangkan, dsb.


7. Jangan khawatir, sebagai konsumen, kamu dilindungi oleh Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang menjelaskan tentang apa saja hak dan tanggung jawab kamu.


Baca Juga : Cara Pasang Payment Gateway di Toko Online


Demikian sedikit tulisan mengenai  7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Belanja Melalui WhatsApp

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Artikel

 


3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Artikel


Konten dulu, baru optimasi lainnya.." 


Kira-kira itu kalau ditranslatekeun mah, yang dulu terus dibilangin sama boss sy. 


Hal lainnya yang dia bilang dulu:


- Bikin konten yang bagus, yg bisa muasin keinginan visitor dan search engine. Standar banget ya? klise sekalih.

1. Anggap konten sebagai asset.

2. Baru optimasi laen menyusul, setelah fondasi (konten dan onpage seo) udah dirasa ok.

3. Tracking earning tiap artikel.


Soal tracking, kalau monetize adsense mah gampang sih ya, tinggal  sambungin dengan analytics. Kalau perlu masukin ke data studio juga biar gampang trackingnya. Kalau affiliate, kyknya harus sedikit setup tersendiri, kalau dashboardnya ga ngasih data detail.


Baca Juga : 2 Trick Menulis Atrikel Standar Blog


Dari tracking earning per artikel gini, biasanya dapet beberapa hal;


- Motivasi untuk bikin konten yg bagus. 


Mikirnya jangka panjang, ga sayang keluar biaya lebih untuk konten bagus (kalau beli). Btw, konten ga harus selalu berupa artikel. Kalau bikin sendiri? ga sayang untuk luangkan waktu lama saat bikinnya.


- Hidden Gems. 


Sering nemu model artikel yang ternyata bisa dapetin konversi affiliate bagus. Atau jenis sub topik/sub niche yang nilai adsensenya gede.


- Prioritas optimasi. 


Kadang nemu artikel di web yg hasilnya bagus, padahal average position keywordnya masih belum masuk top 3 di search engine. Biasanya kalau di optimasi dan masuk ke top 3, hasilnya juga lumayan naik.


Baca Juga : 3 Sifat Artikel yang Penulis wajib Tau


Masalahnya adalah: Disiplin nerapin hal di atas.


Saya sendiri munafik juga sih, banyak blog yang ga nerapin hal di atas. Terutama soal artikel bagus. 


Apalagi kalau artikelnya hasil beli, sering langsung posting aja tanpa edit-edit.. niatnya mah sementara, ntar di edit. Jadinya mah sementaun..


Demikian sedikit tulisan mengenai   3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Artikel

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!