19 Penyebab Sariawan yang Perlu Anda Ketahui



19 Penyebab Sariawan yang Perlu Anda Ketahui

Apakah anda sedang sariawan? jika iya maka artikel ini harus anda baca sampai habis agar pengetahuan anda bertambah mengenai apa sebab sariawan yang anda derita. Jangan meremehkan sariawan karena bisa-bisa luka tersebut justru menjadi pertanda timbulnya penyakit lain. Munculnya sariawan di bibir, lidah, atau dinding mulut memang bikin tidak enak. Selain perih, makan dan minum pun jadi susah. Dan ternyata, sariawan bisa terbagi menjadi tiga jenis, yaitu: Sariawan kecil, berdiameter sekitar 2-8 mm dan biasanya sembuh dalam waktu 10 hari sampai 2 minggu. Sariawan besar, ukurannya lebih lebar dan lebih dalam dengan pinggiran yang tidak teratur, butuh waktu beberapa minggu untuk sembuh, bisa meninggalkan bekas luka di mulut. Herpetiform, sariawannya kecil-kecil namun banyak dan berkelompok. Sariawan di Bibir Ternyata Bisa Disebabkan Banyak Penyakit 

Penyebab Sariawan

Penyakit sariawan yang muncul di mulut disebabkan karena hal yang beragam. Lidah atau bibir yang tergigit ketika makan terburu-buru akan menimbulkan luka pada lidah atau jaringan lunak pada mulut. Pada dasarnya sariawan sama hal nya dengan luka yang terjadi pada kulit pada tubuh kita. Namun, keadaan mulut bagian dalam yang selalu basah sehingga luka pada mulut tidak mengering beda halnya dengan luka pada kulit yang mengering.

Meminum minuman yang terlalu panas juga akan menimbulkan sariawan. Meminum air yang terlalu panas akan menyisakan ruam atau bekas yang menimbulkan sariawan. Faktor yang lainnya adalah kekurangan nutrisi. Orang yang kekurangan asupan vitamin dan kebiasaan makan-makanan yang kurang sehat biasanya akan mudah terserang penyakit ini

Setelah diteliti, ternyata asupan vitamin B12 dan vitamin B9 pada orang-orang tersebut lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang tidak pernah atau jarang mengalami sariawan. Kurangnya asupan vitamin C dan B pada tubuh sangat berpengaruh terhadap kerentanan tubuh pada penyakit in

Sariawan bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti bibir tidak sengaja tergigit, mengunyah makanan yang keras, tambalan gigi tidak sempurna, atau pemakaian gigi palsu yang tidak pas. Selain itu, sariawan di bibir juga bisa dipicu oleh stres, merasa cemas, memakai pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulphate, mengonsumsi makanan tertentu (tomat, keju, kacang almond, kacang tanah, kopi, makanan pedas, cokelat), atau sedang mengalami perubahan hormon. 


Namun, sariawan kadang-kadang dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti:

1. Infeksi virus, termasuk virus cacar dan virus penyakit tangan, kaki dan mulut.
2.  Kekurangan zat besi atau vitamin B12.
3. Sistem kekebalan tubuh melemah, misalnya karena mengidap penyakit lupus, HIV/AIDS, atau pemphigoid (penyakit autoimun langka yang sering kali menyerang lansia).
4. Arthritis reaktif atau sindrom Reiter, yaitu kondisi yang menyebabkan peradangan di berbagai tempat di dalam tubuh.
5. Penyakit Crohn, yaitu kondisi jangka panjang yang menyebabkan peradangan pada lapisan sistem pencernaan.
6. Penyakit celiac, kondisi yang membuat penderitanya alergi terhadap gluten.
7. Penyakit Beh├žet, yaitu kondisi langka yang membuat pembuluh darah membengkak.
8. Gingivostomatitis, infeksi mulut dan gusi akibat bakteri atau virus yang bisa menimbulkan pembengkakan dan luka.
9. Penyakit herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.
10. Bercak leukoplakia yang menyerang selaput lendir mulut.
11. Kanker mulut.
12. Lichen planus, kondisi yang menimbulkan ruam gatal pada kulit atau bagian dalam mulut.
13. Infeksi jamur pada lidah dan lapisan mulut.
14. Infeksi HIV akut.
15. Esophagitis, yaitu radang atau iritasi pada kerongkongan.
16. Campak atau rubeola, infeksi virus pada sistem pernapasan.
17. Neutropenia, kelainan darah di mana sel darah putih berkurang jumlahnya.
18. Infeksi menular seksual seperti sipilis dan gonorea.
19. Leishmaniasis, penyakit yang disebabkan oleh parasit Leishmania.

Biasanya, sariawan di bibir tidak perlu diobati karena bisa sembuh sendiri dalam satu atau dua minggu. Namun jangan ragu untuk pergi ke dokter secepatnya jika sariawan di bibir membuat Anda sangat kesulitan untuk makan dan minum, ukuran sariawannya sangat besar, muncul sariawan baru padahal sariawan yang lama belum sembuh, sariawan tidak terasa sakit, sariawan tidak sembuh padahal sudah tiga minggu, sariawan makin meluas, rasa perihnya tidak bisa hilang walau sudah diberi obat, dan apabila sariawan disertai dengan demam tinggi dan diare.

Untuk mengoptimalkan pencegahan dan pengobatan penyakit sariawan ini, ada baiknya kita mempelajari penyakit ini berdasarkan jenis-jenisnya agar lebih mengerti bagaimana persisnya cara pencegahan, penanganan dan pengobatan penyakit sariawan berdasarkan tiap jenis-jenis dari penyakit ini.

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah, dengan pengetahuan akan jenis-jenis sariawan dan faktor-faktor penyebab sariawan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan mulut serta menerapkan cara-cara untuk mencegah agar terhindar dari penyakit kecil yang jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas dan akan menjadi masalah kesehatan yang serius nantinya. Sekian dulu artikel kali ini.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.
Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 Response to "19 Penyebab Sariawan yang Perlu Anda Ketahui"

Posting Komentar