Anak Kecil dan Mesin Ketangkasan


Anak Kecil dan Mesin Ketangkasan

Kemaren si Fawwaz (kelas 2 sd) pulang ke rumah bawa sebuah boneka kecil. Lalu ditanya sama mamanya, "Boneka dari mana?" Dijawab, "Beli di dekat sekolah." Ditanya lagi, "Beli berapa?" Karena harga boneka sekitar 10rb, dan agak mustahil Fawwaz beli mainan seharga itu karena jajannya hanya 2rb. Fawwaz menjawab, "Harganya seribu." Mamanya heran, karena tidak mungkin boneka itu dijual seharga seribu. Timbul kecurigaan pada kami. Adapun ana sendiri masih menyimak obrolan mereka berdua.

Akhirnya si Fahd (abangnya Fawwaz, kelas 6 sd) buka bicara, "Si Fawwaz itu bukan beli, Ma... Fawwaz main judi yang ada di dekat sekolah..yang pake mesin, masukin coin, terus nyoba ambil boneka pake penjepit. Seperti yang ada di **** Mart." Mendengar pengakuan si Fahd, maka marahlah kami. Fahd juga kena marah, karena sudah tau hukumnya tapi membiarkan adiknya main seperti itu. Untuk penyelesaian akhirnya diserahkan ke ana sebagai ayahnya, "Bonekanya harus dipulangin, karena itu haram. Nanti biar Fahd yang pulangin dan bicara ke orang yang punya mesinnya." Fahd tidak mau karena beralasan tidak bisa bicara ke orangnya, dan agak merasa takut. Ana katakan ke Fahd, "Fahd adalah seorang muslim. Fahd sudah ngaji, banyak hafal alquran, jadi harus berani mengatakan kebenaran. Harus siap berdakwah, seperti ustadz2. Karena itu juga termasuk jihad. Dan ganjarannya apa?" "...Surga," jawab Fahd langsung. "Nanti abuya ajarin cara ngomong ke orangnya. Sekarang Fahd dan Fawwaz harus pulangin bonekanya, biar abuya antar ke tempatnya."

Ana pun mengantar Fahd dan Fawwaz ke tempat tersebut yang jaraknya sekitar 1,5 km. Setelah sampai di tempat tsb, Fahd dan Fawwaz menjumpai pemilik mainannya, adapun ana mengawasi dari kejauhan, sekalian mendidik mereka agar bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Tidak lama setelah itu, mereka kembali. Ana bertanya ke Fahd, tadi ngomongnya bagaimana?
Fahd berkata, "Fahd bilang ke orangnya, tadi adik saya main terus dapat boneka. Kata orangtua saya bonekanya harus dikembalikan, tidak boleh diambil karena termasuk judi. Ini bonekanya. Terus orangnya nanya, tadi bayarnya berapa? 2ribu? Fahd jawab, bukan, cuma seribu. Akhirnya uangnya dikembalikan seribu sama orangnya."

Ana bilang ke Fahd dan Fawwaz, "Diingat ya Fahd Fawwaz...Mainan seperti ini gak boleh karena termasuk judi, haram. Dan Fahd harus bisa menjaga adik. Jangan ikut-ikutan orang lain yang tidak baik."

Berhati2lah terhadap mesin2 ketangkasan seperti ini. Karena kebanyakan anak-anak kita yang menjadi korbannya.

Note: Kenapa boneka dikembalikan ke pemiliknya? Kenapa tidak dibuang atau dibakar saja kalo memang haram? Alasannya, setidaknya agar pemiliknya mengetahui dari lisan si Fahd kalo usahanya itu adalah haram dan termasuk judi. Mudah-mudahan orangnya mendapat hidayah dengan sebab itu.

Semoga Artikel ni bermanfaat
Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 Response to "Anak Kecil dan Mesin Ketangkasan"

Posting Komentar