Kerja Tidak Harus Dikantor



Kerja Tidak Harus Dikantor

Sebuah Video menarik dikeluarkan oleh tim kampanye pasangan Prabowo - Sandi, Video-nya bisa anda tonton disini. Vidio ini mengisahkan seorang anak muda, lulusan arsitektur dengan predikat cum laude, mencoba melamar kerja di beberapa perusahaan, Namun sepertinya karena belum mandi junub, dia selalu gagal tes. Pada akhirnya dia mencoba banting setir menjadi ojek online, vallet parking, sampai freelance fotografer. Namun sepertinya pekerjaan tersebut membuat orang tuanya sedih karena tidak sesuai harapan dan biaya yang dikeluarkan, dan sambil menyindir slogan pasangan Jokowi - Kyai Maaruf, yaitu Kerja...Kerja...Kerja, orang tuanya berharap anaknya bekerja sesuai bidang ilmu dan karena Presiden sekarang, anaknya tidak bisa "bekerja" dan solusinya adalah dengan menjadikan Prabowo presiden. 

Video diatas mungkin menjadi cermin masyarakat Indonesia kebanyakan, bahwa seorang sarjana dengan segala titelnya harus mampu "bekerja" sesuai keilmuan dan stereotip yang ada adalah bekerja itu harus :
1. Di kantor
2. Eight to Five
3. Kemeja, Dasi, Celana bahan, pantofel
4. Dan segala tetek bengek bahwa kerja itu ala birokrasi.

Bagi mereka, freelancer, kerja remote, atau sejenisnya, bahwan wiraswasta bukanlah bekerja atau pekerjaan. Tidaklah mengherankan bila Industri kreatif tidak berkembang, dan tidak heran jika misalnya kuliah di DKV misalnya akan ada yang bertanya dengan nada antara heran setengah nyinyir tentang "Kalau lulus jadi apa?" 


Generasi millenial dan Alpha, sedikit banyak merombak stereotip tersebut. Generasi yang tidak mau terpaku dengan tempat dan waktu, bagi mereka kerja bisa dimana saja dan kapan saja. Coworking Space, Coffee Shop atau dimana pun selama koneksi tersedia, bagi mereka cukup. Penghasilan mereka bahkan bisa mengalahkan tipe-tipe pekerjaan yang dulu menjadi jurusan favorit di tahun 90 dan 2000an seperti dokter, pengacara atau dari ekonomi. 

Ambil contoh seorang gamers a.ka atlet e-sport Kevin Susanto atau xccurate, berpenghasilan 800 juta dengan bermodalkan PC dan game Counter Strike andalannya. Ada pula Bayu Ska, seorang Youtuber dengan penghasilan dari iklan google adsense di video - video Youtube nya mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Perkenalkan pula Abdu L Wahab seorang santri, dengan kegigihan dalam bermain internet marketing, Toko online Distro Kang Santri yang dia kelola mampu mendobrak jagat persilatan, omsetnya ? Silakan ajak ngopi di Basecamp merangkap rumah dia. 


Jadi jangan heran ketika anak, saudara atau teman anda terlihat hanya di rumah, atau santai, namun bisa berpenghasilan tetap, mungkin bisa saja mereka membuka Peternakan Tuyul Online alias gajian dari google.

Kembali lagi ke topik saya hanya ingin menegaskan bahwa Siapapun presidennya kalau anda tidak berusaha dan hanya bermalas-malasan ya mana mungkin bisa sukses, kalu anda malas-malasan ya jangan harap anda bisa dapat duit dari langit , bisa dapat duit tp dari NGUTANG hahaha, Rejeki memang Sudah diatur Allah namun anda juga harus menjemputnya. Yang penting tetap semangat bekerja yg halal pasti Allah memberi kemudahan. INGAT DUIT (Doa Usaha Ikhtiar Tawakal) 

Semoga artikel ini bermanfaat
Jika ada kritik dan Saran Silahkan tulis di kolom komentar !!!


0 Response to "Kerja Tidak Harus Dikantor"

Posting Komentar