Shalat Bukti Komitmen Hidup


SHALAT BUKTI KOMITMEN HIDUP

Selalu terngiang pesan guru ngaji kami saat itu: "Barangsiapa terbiasa mengakhirkan shalat baik laki-laki maupun perempuan, maka bersiaplah ia akan terlambat dalam segala urusan kehidupannya: nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan dan rezeki lainnya."

Hasan Al-Bashri pun berpesan: "Jika shalatmu saja sepele bagimu, maka adakah urusan yang lebih penting bagimu? Seperti apa engkau merubah shalatmu, seperti itulah engkau akan merubah hidupmu. Tidakkah engkau menyadari bahwa shalat bergandengan dengan kesuksesan dunia dan akhirat? Bagaimana engkau akan meminta kesuksesan kepada Allah sementara engkau tidak menunaikan hak-Nya."

Coba buktikan sendiri, saat malas melanda dan kita jadi lebih sering menunda-nunda shalat, bisa dipastikan kegiatan yang lain juga akan jadi terbawa tertunda dan diulur-ulur waktunya. Jika shalat kita tidak dinomorsatukan sehingga kita suka mengakhirkan, bisa dipastikan dengan urusan kita yang lain juga demikian. sikap kita menjadikan sifat menempel pada dirikita karena kebiasaan. jadi kalo terbiasa malas maka akan menjadi sifat malas yang menjangkit pada diri kita.


Shalat bukan hanya ukuran komitmen seseorang muslim dalam beragama, namun juga indikator komitmen seseorang dalam hidupnya. Yakinlah, saat seseorang semakin memperbaiki shalatnya, maka pada hakikatnya dia sedang memperbaiki hidupnya. shalat tepat waktu teratur maka hidupnya akan teratur dan selalu tepat waktu dengan demikian anda sedang memperbaiki hidup anda dengan melaksanakan shalat tepat waktu.

Saat seseorang mendisiplinkan diri dalam shalat tepat di awal waktu, maka dia juga sedang berlatih disiplin pada kegiatan yang lainnya. Saat kita semakin dan terus memperbaiki shalat kita, pada saat bersamaan Allah juga sedang memperbaiki segala urusan hidup kita yang lain dunia. Saat baik shalat kita, sungguh urusan yang lain pasti Allah juga jadikan baik, diberikan kemudahan di berikan solusi atas segala permasalahan.

Bukankah demikian yang Rasulullah ingatkan dalam salah satu riwayat? bahwa kelak di akhirat shalatlah amal yang pertama kali diperhitungkan Allah, jika baik shalat seorang hamba saat dihisab, maka pasti baik pula urusan yang lain. Sebaliknya, jika tidak beres pada shalatnya, maka urusan berikutnya pasti demikian pula adanya. Maka itu juga berlaku dalam segala urusan kita selagi masih diberi Allah kehidupan di dunia.

"Sesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali dihitung adalah shalatnya, jika shalatnya baik, maka sungguh ia telah beruntung dan sukses. Sebaliknya apabila shalatnya rusak maka ia celaka dan merugi. Kemudian jika ada dalam sholat wajibnya kurang, Allah SWT berfirman kepada malaikat –padahal ia lebih tahu– ‘lihatlah apakah hamba-Ku mengerjakan shalat sunnah, maka jika ia mengerjakan, maka sempurnakanlah shalat wajib hambaKu dengan shalat sunnahnya!’ Kemudian amalan-amalan lainnya diperlakukan demikian". (HR. Tirmidzi)


Semoga kita dijadikan Allah di antara hamba-Nya yang terus berusaha diberi kekuatan hati untuk terus memperbaiki shalat dan khusyu' kita, sehingga Allah berkenan memperbaiki segala urusan hidup kita yang lainnya, tidak hanya di dunia, namun hingga kelak di akhirat kita.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share
jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!



0 Response to "Shalat Bukti Komitmen Hidup"

Posting Komentar