Gaji 3jt Apa Kena Pajak?



Gaji 3jt Apa Kena Pajak?

Mungkin dari anda ada yang bertanya apabila gaji cuma 3jt apakah kena pajak penghasilan?
Mungkin anda perlu pahami dulu mengenai PTKP , apa itu ptkp? PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak adalah jumlah penghasilan yang tidak dikenai Pajak Penghasilan pasal 21 (PPh 21). Dengan begitu, wajib pajak yang penghasilannya sebesar atau di bawah batas PTKP tak perlu membayar pajak penghasilan.


Bagaimana menghitung tarif PTKP tersebut?

Besarnya penghasilan tidak kena pajak berdasarkan tarif PTKP 2016 adalah sebagai berikut (jumlah penghasilan per tahun):
Rp 54.000.000,- untuk wajib pajak yang belum menikah
Rp. 4.500.000,- tambahan untuk wajib pajak yang telah menikah
Rp. 54.000.000,- untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami.
Rp. 4.500.000,- tambahan untuk setiap tanggungan sedarah dalam garis keturunan lurus, serta anak angkat yang ditanggung sepenuhnya (maksimal 3 orang).

Bagaimana Contoh Perhitungannya?

Contohnya, batas PTKP untuk kamu yang belum menikah sebesar Rp 54.000.000 per tahun, atau Rp 4.500.000 per bulan. Jika gaji bulananmu di bawah atau sama dengan Rp 4.500.000, maka kamu terbebas dari PPh.

Terbebas dari PPh bukan berarti tidak lapor pajak ya. Selama kamu memiliki NPWP artinya kamu sudah wajib lapor pajak. Nah, untuk penghasilan di bawah PTKP, kamu hanya perlu mengisi SPT Nihil melalui formulir atau e-filling lewat situs DJP online (djponline.pajak.go.id).


Berapa Besaran Pajak yang harus di bayar?

Contoh penghasilan di atas PTKP belum menikah
Mas Hafiz adalah seorang karyawan dengan penghasilan Rp 8 juta per bulan. Pada tahun 2017 Mas Fahru ini belum menikah. Maka, kode perhitungan PTKP Mas Fahru adalah TK/0 (tidak kawin/ tidak ada tanggungan). Berdasarkan tarif PTKP terbaru, Mas Fahru mendapatkan batas PTKP sebesar Rp 54 juta per tahun.

Penghasilan bruto per bulan:

Gaji per bulan: Rp 8.000.000,-
Biaya jabatan: 5% x Rp 8.000.000 = Rp 400.000
Iuran pensiun: Rp 200.000
Penghasilan netto per tahun:

Gaji netto per bulan: Rp 8.000.000 – (Rp 400.000 + Rp 200.000) = Rp 7.400.000
Gaji netto per tahun: Rp. 7.400.000 x 12 = Rp 88.800.000
PTKP (TK/0):

Rp 88.800.000 – Rp 54.000.000 = Rp 34.800.000
Penghasilan kena pajak setahun:

PPh pasal 21: 5% x Rp 34.800.000 = Rp 1.740.000
Penghasilan kena pajak sebulan:

Rp.1740.000 / 12 = Rp 145.000
Jadi, Mas Hafiz perlu membayar pajak per bulannya sebesar Rp 145.000.


Nah sudah jelas bukan? apa anda masih takut membayar pajak?

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share
jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!




0 Response to "Gaji 3jt Apa Kena Pajak?"

Posting Komentar