Jalan Hijrah Mualaf Suku Badui



Jalan Hijrah Mualaf Suku Baduy

Alhamdullilah, jumlah warga suku Badui yang memutuskan untuk menjadi mualaf terus bertambah. Hingga saat ini, sudah ada 108 keluarga atau sebanyak 800 warga suku Badui yang berhijrah menjadi mualaf. Menjadi seorang mualaf di suku Badui bukanlah perkara mudah walaupun hal tersebut merupakan hak dari masing-masing warga.

Suku Badui yang dikenal dengan salah satu suku Banten yang masih kental dengan adat istiadat menjaga ketat cara hidup mereka dan menutup diri dari dunia luar. Warga Badui juga tidak diperbolehkan bersekolah, memakai alas kaki dan transportasi. Namun, beberapa warga Badui yang berdomisili di Badui Luar ternyata mulai berinteraksi dengan masyarakat luar yang sebagian besar beragama Islam.


Melihat kehidupan sehari-hari masyarakat muslim di luar membuat beberapa warga Badui ingin tahu lebih dalam tentang Islam dan memutuskan untuk hijrah. Keputusan hijrah tersebut membuat para warga Badui mualaf tak bisa lagi tinggal di wilayah Badui karena peraturan adat dan tradisi yang berlaku di sana.

Sampai saat ini, warga Badui yang mualaf tinggal di rumah pembinaan dan rumah warga yang sudah lebih dulu memeluk agama Islam. Rata-rata mereka semua tersebar di Desa Kompol, Desa Ciwahyu, dan Desa Sukatani. Warga Badui yang mualaf sangat membutuhkan tempat tinggal yang selain dapat menjadi tempat beristirahat, juga dapat menjaga kelancaran pembinaan keislaman agar mereka tidak memiliki keinginan untuk kembali seperti dulu.

Warga Badui yang sudah belajar tentang kewajiban-kewajiban menjadi seorang muslim seperti membaca Al-Quran dan salat harus didukung penuh jalan hijrahnya.


Semoga Allah SWT dapat memperlancar serta menguatkan jalan hijrah warga Badui untuk lebih dekat dengan-Nya.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!!

0 Response to "Jalan Hijrah Mualaf Suku Badui"

Posting Komentar