Perusahaan Go Publik Untung atau Rugi ?



Perusahaan Go Publik Untung atau Rugi ?

Beberapa teman request menulis tentang topik ini. Banyak yang masih ragu-ragu untuk go publik karena diliputi kecemasan dan kekhawatiran yang sesungguhnya jika mencari tahu lebih dalam maka hilanglah hal-hal tersebut.

Ada yang beragumen go publik itu seperti pasar berjangka, yang memperdagangkan opsi, forward dan produk derivative lainnya. Masih tidak bisa bedakan antara pasar saham dan pasar berjangka.

Lihatlah apa yang kita gunakan sehari-hari. Misalnya ketika mandi, kita pakai sampo, sabun, odol, diproduksi oleh PT mana? misalnya PT Unilever Indonesia Tbk. Perusahaan yang sudah go publik puluhan tahun yg lalu. Kita berangkat ke kantor pakai mobil diproduksi oleh Toyota, atau pakai motor yang diproduksi Astra, yang juga merupakan perusahaan go publik.

Kita telpon pakai Telkom, Indosat, XL yang juga merupakan perusahaan publik yang telah go publik bertahun-tahun silam. Kita transfer uang pakai BCA, Mandiri, BRI yang juga merupakan perusahaan publik. Produk-produk mereka kita akrab dan gunakan sehari-hari.


Oh itu kan perusahaan besar?

Memang kini mereka besar. Dulu tidak sebesar sekarang. Perusahaan Mayora hanya bernilai sebesar Rp 50 milyar ketika melantai di bursa 29 tahun silam, kini melalui inovasi produk yang disukai masyarakat, kinerja perusahaan melambung dan nilai perusahaan menjadi Rp 57 Trilyun. Dulu kelas menengah sekarang jadi kelas besar.

Kalau saat ini yang kecil pun sudah difasilitasi oleh regulator untuk go publik. Kecil menengah punya kesempatan yang sama dengan perusahaan besar. Naik kelas melalui Go Publik.

Lalu apa sih untungnya go publik?

Go publik berarti perusahaan anda menjadi terbuka sehingga di belakang nama PT ditambah Tbk. Artinya terbuka berarti perusahaan harus terbuka dan transparan kepada publik. Di dalam akta pendirian perusahaan, nama pemegang saham akan diubah dan ditambahkan saham milik masyarakat.

Anda melepas persentase saham tertentu kepada masyarakat. Perusahaan mendapat dana dari masyarakat untuk kegiatan bisnisnya dan masyarakat bisa membeli dan berinvestasi di saham perusahaan anda. Bahkan ada kesempatan bagi karyawan anda membeli dan memiliki saham perusahaan anda. Sehingga karyawan ada rasa memiliki terhadap perusahaan.

Keuntungan sebagai perusahaan publik:

1. Pendanaan tanpa batas

Go publik bukanlah akhir. Go publik adalah langkah awal untuk berkembang ketika ada kebutuhan dana ekpansi bisnis. Banyak instrumen keuangan yang bisa diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah go publik, misalnya penerbitan obligasi/sukuk, MTN, right issue (melepas saham baru), share loan (pinjaman beragunan saham), repo, dan sebagainya. Perusahaan publik mudah dalam mengakses dana untuk kebutuhan ekspansi mereka.

2. Meningkatkan nilai perusahaan

Bagi pemegang saham, nilai perusahaan penting. Jika mereka mau jual sahamnya, berapakah nilainya. Perusahaan yang sudah go publik nilai perusahaan bisa dilihat dari market capitalization (market cap)-nya. Kecenderungan market cap akan naik jika kinerja perusahan naik.

Jika perspektif investor positif terhadap kemajuan perusahaan maka harga saham akan naik sehingga nilai perusahaan naik. Bahkan laju kenaikan harga akan lebih besar dibandingkan laju kenaikan fundamental perusahaan.


3. Likuiditas untuk founder, karyawan dan investor

Saham perusahaan yang sudah go publik dapat diperdagangkan di pasar modal. Founder, karyawan dan investor bisa menjual saham yang dimiliki dengan cepat atau membeli saham kembali di pasar. Artinya sahamnya likuid. Mau jual saham juga ga mesti langsung semua sekaligus. Jual satu lembar juga bisa.

Bandingkan sama perusahaan private yang belum go publik. Sahamnya tidak likuid dan tidak mudah dijual atau diperdagangkan ke pihak lain. Saham-saham perusahaan publik yang bagus sangat likuid, ditunjukkan dari banyaknya transaksi jual beli saham tersebut di pasar.

keuntungan di atas baru 3 dari 12 benefit go publik. Sembilan benefit lainnya antara lain:

(4) insentif pajak berupa penurunan pajak penghasilan 5% bagi yang melepas persentase saham hingga 40% kepada publik,

(5) meningkatkan image atau citra perusahaan karena sudah go publik. Perusahaan publik juga akrab dengan media nasional karena berita-berita tentang perusahaan publik jadi buruan mereka untuk ditayangkan ke para pembacanya.

Benefit lain seperti (6) meningkatkan kinerja, karena dapat dana untuk ekspansi sehingga bisa memacu pertumbuhan perusahaan.

(7) mendapatkan mitra usaha strategis, kepercayaan partner dan mitra lebih tinggi karena perusahaan sudah menjadi perusahaan publik.

(8) menghindari perpecahan antar pemilik. Perusahaan keluarga yang ingin menghindari perpecahan baiknya jadi perusahaan publik sehingga jika ada satu keluarga mau jual sahamnya, bisa jual sahamnya sendiri di pasar.

(9) menciptakan kemandirian perusahaan karena dikelola lebih profesional,

(10) mempercepat penerapan GCG (tata kelola perusahaan yang baik),

(11) strategi exit yang optimal bagi founder dan investor

(12) peningkatan profesional dan loyalitas karyawan karena perusahaan sudah go publik.

Selain 12 benefit di atas, yang perlu kita paham adalah go publik bukan seperti minjam ke bank. Anda dapat dana tanpa perlu mengembalikan pokok dana dan bayar bunga/margin dan tanpa perlu jaminan aset. Karena yang anda lepas adalah saham yang anda miliki di perusahaan kepada masyarakat. Anda berbagi kepemilikan perusahaan. Namun anda masih bisa mengendalikan perusahaan. Karena yang anda lepas bisa hanya 20%, 25%, 30% atau hanya minoritas. Sedangkan saham mayoritas masih dimiliki oleh anda.

Lalu dari sekian banyak benefit di atas, ruginya apa jika go publik?

Anda harus siap terbuka, transparan, kelola perusahaan dengan baik, buat laporan keuangan teraudit yang dilaporkan tiap kuartal kepada publik. Yang sebenarnya hal-hal ini bukanlah kerugian tapi dorongan agar perusahaan anda dikelola professional sehingga perusahaan bisa lebih maju dan besar.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!!

0 Response to "Perusahaan Go Publik Untung atau Rugi ?"

Posting Komentar