Advertisment

Perceraian Bukan Solusi Malah Anak yang Jadi Korban


Perceraian Bukan Solusi Malah Anak yang Jadi Korban

Saya amati, dalam kasus perceraian secara umum yang paling menjadi korban adalah anak-anak. Tentu saja kita yakini kalau orang tua mereka terpaksa mengambil jalan itu. Tidak ada yang mau bercerai. Tapi itu tidak mengubah fakta bahwa di saat mereka gagal menemukan solusi permasalahan rumah tangga, yang paling menjadi korban tetap adalah anak-anak mereka.

Baca Juga : 6 Sifat Istri yang Dilaknat Allah

Mulai dari berpisah dengan salah satu orang tua kandung, kadang berpisah dengan keduanya karena dititipkan pada kakek / nenek dan bahkan kadang sampai harus tumbuh terpisah dengan saudara kandungnya. Lagi-lagi, itu semua umumnya bukan karena salah mereka, tapi karena ketidakmampuan kedua orang tua menyelesaikan masalah, anak yang jadi korban.

Masih ingat tidak kasus seorang bocah seusia smp yang bunuh diri dengan menggantung dirinya di dalam lemari? Kedua orang tuanya bercerai dan masing-masing membentuk keluarga baru meninggalkan dia yang dititipkan ke neneknya. Kedua orang tuanya sibuk dengan keluarga barunya dan tidak memperhatikan keberadaannya lagi. Bocah ini kemudian, demi bisa bunuh diri, harus mengangkat kakinya selama proses gantung diri. Terbayang bagaimana saking sedih dan sakit hatinya sampai ia harus serepot itu untuk bisa mengakhiri hidupnya.

Baca Juga: Perubahan Wanita Sebelum Jadi Ibu dan Sesudah Jadi Ibu

Itu salah satu kasus dari banyak kasus.

Hampir pasti anak yang jadi korban. Mungkin karena terbayang itu, ibu saya sampai mbrebek dan menangis saat saya ceritakan kisah seorang kawan yang bercerai dengan istrinya dan masing-masing membawa seorang balita mereka. Hidup berlainan pulau. Mungkin beliau terbayang bagaimana sedihnya dua balita ini tumbuh besar berjauhan dengan salah satu orang tua dan saudara kandungnya.

Kita berlindung pada Allah dari mengalami kejadian seperti ini.

Tulisan ini sekedar sebagai pengingat untuk jangan mudah memutus cerai, khususnya saat sudah memiliki buah hati.

Saat problematika rumah tangga terasa semakin berat, cobalah terus berkonsultasi dengan orang yang dipandang berkompeten dan dituakan oleh kedua pihak. Supaya bisa dicarikan solusinya tanpa harus berpisah.

Orang tua jangan egois dan bermudah-mudahan bercerai.

Orang tua setelah bercerai bisa jadi lajang lagi seperti sebelumnya. Mudah saja membangun keluarga baru. Mengulang masa bahagia lagi.

Akan tetapi anak-anak tidak bisa merasakan itu. Mereka lahir ke dunia ini dengan mengenal keluarganya hanya satu. Ayahnya satu itu. Ibunya pun satu itu. Juga saudara kandungnya hanya itu. Jangan sampai di usia yang sangat belia, mereka merasa dibuang dari satu-satunya keluarga yang mereka kenal hanya karena orang tuanya tidak mampu mengatasi masalah di antara mereka.

Baca Juga : Dosa yang Merusak Pernikahan

Yang sudah terlanjur bercerai semoga bisa meminimalisir dampaknya.

Yang mau proses cerai semoga bisa berpikir ulang dan menemukan jalan keluar.

Yang belum terbayang bercerai, banyak-banyaklah berdoa semoga dijauhkan dari hal seperti ini dan jangan jumawa.

Demikian artikel tentang "Perceraian Bukan Solusi Malah Anak yang Jadi Korban"

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 Response to "Perceraian Bukan Solusi Malah Anak yang Jadi Korban"

Posting Komentar