Update Algoritma Google Juli 2019


Update Algoritma Google Juli 2019
#seo #updateSeo #updateAlgoritma

Algoritma Google sekarang di design pakai machine learning, artificial intelligence dan big data.

Pernah denger ada robot yang dibuat dengan kecerdasan buatan?

Kalau belum denger, coba cari2 di Google, udah ada banyak banget robot macam gini. Salah satunya bisa main catur.

Robot yang bisa main catur ini awalnya "bego", tapi terus diajarin main catur dan hanya dalam 4 jam, dia udah bisa main catur.

Proses belajar si robot ini "learning by doing", makin sering main catur, makin dia jago. Itu sangarnya kecerdasan buatan.

Kita balik ke masalah SEO, karena algoritma Google sekarang di design pakai itu.

Jadi kalau terus main SEO pakai cara usang, siap2 aja kena hantam. Simple aja, karena si algoritma akan terus belajar menyesuaikan diri sama maunya manusia.


Di era SEO Modern seperti sekarang, banyak teknis lama yg sebenernya masih works. Anggaplah misal backlink.

Tapi power backlink ini juga gak sekonyong-konyong bisa naikin ranking. Ada alur yg membuat sebuah link punya bobot di mata Google.

Singkatnya...

Google menilai backlink sekarang bukan cuma link yang asal nancep doang. Tapi apakah backlink tersebut memang "punya manfaat" untuk user.

Menilainya dari mana?

Dari interaksi user terhadap link yg ada.

Contohnya gimana?

Misal blog saya dapet backlink artikel "10 Blog untuk Belajar SEO". Nilainya jelas akan lebih bagus daripada cuma sekadar link yang nancep, misal dari backlink profile.

Kenapa gitu?

Karena kontekstual dan bisa terjadi sebuah interaksi (user klik link untuk mengunjungi).

***

Itu baru sebatas offpage. Kalau onpage gimana?

Singkatnya, secara teori ada 2 poin.

1. CTR Tinggi
2. Bounce Rate Rendah

CTR Tinggi saya kasih contoh sederhana, dapet "featured snippets". Awalnya di urutan 9 misalnya, gak di backlink, gak di apa2in, karena CTR tinggi rank ketarik naik.

Kalau bounce rate gimana?

Yang mempengaruhi banyak.

1. Pagespeed, makanya Google udah bilang bakal jadi sinyal buat SEO. Itu kenapa Google juga ngeluari AMP.

2. Mobile friendly, ini udah kebukti sama algoritma mobile first.

3. UI dan UX. 

4. Search Intent. Contoh kasusnya senderhana. Misalnya saja saya ada keyword "Belajar SEO", tanpa disengaja ngerank di 1 keyword "Belajar" (ini misal lo ya).

Lama2 1 keyword "belajar" doang ini bakal terjun bebas sendirinya, karena orang ngetik "belajar" bukan untuk nyari artikel belajar SEO. Mungkin belajar yang lain.


Well terakhir, main SEO sekarang justru menurut saya pribadi sangat gampang banget. Asal paham strategi SEO modern itu maunya gimana.

Kuncinya: nurutin maunya user, jadi sebelum ngerjain seo, bikin dulu user persona.

Kalau di marketing biasanya disebut buyer persona. Buyer persona adalah orang fiktif yang sengaja diciptakan dengan karakteristik tertentu sebagai target konsumen.


Kalau udah ada nih user personanya. Kita bakal dapet gambaran.

1. Design blog kaya apa
2. Nanti tulisan / artikel kaya apa
3. Dsb.

Jadi

Beli theme juga gak ngasal keren trus dibeli, cek dulu sesuai gak sama target visitor.

Beli artikel ya gak main asal publish, cek dulu udah sesuai belum dengan user personanya.

SEO artikel for User

Google > User > Ingin seperti ini..... cekidot

[OPINI] Artikel panjang hanya sebagai pertimbangan, yang dibutuhkan adalah artikel yang tepat.

Ini coretan aja, iya coretan

Sebagai writer harus bisa memahami, untuk siapa artikel yang dibuat dan dimana tulisan akan dimuat.

[MAINKAN LOGIKA]

Target pembaca sebagai berikut:

>> Apakah pembacanya adalah seorang pendaki gunung tulen (punya kategori kesabaran cukup tinggi)
>> Atau pembacanya adalah anak muda yang ingin liburan (cenderung emosional, ingin cepat menemukan apa yang dicari)
>> Atau pembacanya adalah seorang emak emak (kadang emoasiya tidak stabil bisa sabar bisa aja tidak sabar / lebih ke latar belakang emak emak tersebut sebagai apa)
>> Atau satu lagi pembacanya adalah internet markerter (emosi sabar gak sabar nya harus dipaksa untuk mencari informasi agar yang ingin diketahui SEGERA didapat)

Saya gak tau apakkah SAMPAI DISINI, pembaca bisa paham analogi saya hehe (saya lagi belajar menyampaikan)

Berkenaan hal tersebut, yang ingin saya sampaikan adalah, beda topik artikel, beda pula cara penyampaian (dari segi jumlah kata pada artikel, gaya penulisan, struktur artikel dan lain lain, ini saya kok susah nyampaikannya)

Writer harus tahu ini sebelum membuat artikel
>> Tahu emosi pembaca
>> Tahu kebutuhan pembaca
>> Tahu seberapa pentingnya bagi pembaca
>> Tahu dimana artikel akan tayang (beda media bisa beda penyampaian)
>> Tahu kalimat apa yang akan digunakan
>> Tahu apakah harus interaktif atau non interaktif
>> Ini masih susah disampaikan (sifatnya apa ya masak flutuatif naik turun wkwk, apaan ya, intinya bisa berubah, bisa kurang bisa juga lebih)

Kalau penerapan SEO bagaimana? sama, iya sama aja, kita butuh pinter untuk peletakan keyword, dah gitu aja. (pinter ngletakin keyword bukan berarti semua keyword yang berkaitan dimasukkan, butuh riset dan tahu dimana posisi yang tepat) baca artikelnya mastahseo.com saja, udah lengkap buat belajar SEO.

Apakah dengan membuat seperti itu bisa Page One? jangan tanya itu ngapa, yang saya bahas adalah sepersekian sekian 0 % dari faktor SEO, dan pembahasan ini lebih ke pembuatan artikel berkualitas dan tepat sasaran untuk memanusiakan pembaca Indonesia yang dimana minat bacanya rendah.

(Eh mas tapi artikel spinner bisa page one loh,,, iyo wes karepmu, aku gak bahas artikel sampah) :D Just Kidding

Jadi intinya apa?

Penulis yang baik untuk jaman NOW, setidaknya kudu (harus) ngerti hal hal diatas. Apa ya bahasa yang tepat, pinter copywriting? emm bukan, pinter psikolog? wkwk bukan juga si, susah ya nyampeinnya, serius susah, apa semi copywriting? haha, bantu jawab dikomen ya

Saya mau lanjutkan tapi susah sekali untuk menyampaikan. Lalu apa saja yang terlibat dalam pembahasan ini?

UX design (berkaitan dengan konten / artikel) udah ada yang bahas tapi dimana lupa
SEO (berkaitan dengan konten / artikel) udah ada yang bahas tapi dimana lupa
Quality Konten (berkaitan dengan konten / artikel) udah ada yang bahas tapi dimana lupa
Konten fo User (berkaitan dengan konten / artikel) udah ada yang bahas tapi dimana lupa
Relevansi (berkaitan dengan konten / artikel) udah ada yang bahas tapi dimana lupa

Mungkin, seandainya saya bisa ungkapkan, bahasanya akan lebih susah sama yang sudah ada wkwk, jadi cari aja yang udah ada.

Writer juga harus paham hal hal diatas, susah amat jadi penulis ya.. Kira kira kalau yang paham seperti ini bayarannya berapa ya?

Tambahan, semua hal yang terlibat diatas dijadikan 1, hasilnya nanti Insyaallah yang baca terkesemsem (senang), susah melupakan, karena penyampaiannya maksimal. SEO nya dapat, kualitasnya juga Dapat

Kesimpulan, ngomongin artikel SEO bekualitas, tidak hanya panjang informatif dan ada keyword LSI didalamnya, tapi juga harus memahami hal hal terkait yang tujuannya adalah menampilkan informasi yang totalitas dan tepat sasaran.

Cukup dulu ya.

Demikian sedikit tulisan mengenai Update Algoritma Google Juli 2019

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 Response to "Update Algoritma Google Juli 2019"

Posting Komentar