Advertisment

Beberapa Alasan Mengapa Anda Sulit Membeli Rumah



Beberapa Alasan Mengapa Anda Sulit Membeli Rumah

Bagi para pekerja atau buruh membeli rumah memang tidak semudah bagi para pengusaha atau orang kaya, Gaji saja selalu habis untuk kontrakan dan makan, belum lagi biaya anak sekolah. terkadang memiliki rumah sendiri itu menjadi sebuah impian yang susah di gapai oleh pekerja dengan gaji pas pasan. Beberapa Alasan Mengapa Anda Sulit Membeli Rumah adalah

1. Pendapatan yang Kecil. Banyak generasi milenial yang hanya memiliki pendapatan kerja dengan Upah Minimum Regional (UMR). Misalnya di Jakarta UMR kisaran 4 juta. Pendapatan tersebut digunakan untuk kehidupan sehari-harinya dari biaya makan, trasnportasi, tempat tinggal, dan lainnya. Oleh karena itu, mereka kesulitan untuk menyisihkan sebagian pendapatannya untuk menabung atau mencicil untuk beli rumah.

Yuk hitung..

Baca Juga : 3 Sifat yang Muncul Ketika Kita Berani Berhutang

Misal kamu punya gaji 6 juta di 2019, anggaplah setiap tahun naik gaji 10% sehingga di tahun 2022 gaji kamu sudah Rp7.986.000. Dengan gaji itu, Anda bisa membeli rumah yang harganya maksimum 320 juta dengan cicilan setiap bulannya 2,4 juta.

Rumah 320 juta Anda bisa dapatkan dipinggir Jakarta yang berbatasan dengan wilayah lainnya, itupun harus menunggu 4 tahunan lagi..

2. Gaya Hidup yang Tinggi. Pendapatan besar dibarengi dengan gaya hidup mewah, samjubong! sama juga boong.. Gaya hidup di kota-kota besar Indonesia sangatlah identik dengan anak muda dan kemewahan. Misalnya ke kafe, beli jam tangan, tas, sepatu, baju, gadget, dll. Terkadang karena gajinya tinggi, keinginan untuk beli ini itu jadi semakin besar, kamu juga gak?

Yuk tunghitung..

Anak zaman now biasanya ngopi di cafe nongkrong di cafe sama temen atau malah do'i yah, ngopi merek lumayan lah yang kisaran harganya 30-60 ribu. Anggaplah 50ribu sekali minum dan itu setiap hari
50.000 x 22 hari = 1.100.000

Luar biasa hanya untuk ngopi ya.. belum lagi shopping, jalan jalan traveling dan yang lain...

3. Kenaikan Harga Rumah. Semakin berjalannya waktu, harga properti akan semakin naik, lahan semakin sedikit. Apalagi harga rumah yang berada di pusat atau dekat kota. Selain itu, milenial yang ingin mencicil rumah harus memberikan DP yang cukup besar biasanya. Kembali lagi ke tabungan masing-masing.

Apakah alasan diatas termasuk alasan yang sering anda sampaikan? jika ia berarti memang benar. jika tidak mohon tambahkan apa alasan anda di kolom komentar yah !!!

Lalu bagaimana caranya agar anda bisa memiliki rumah? salah satu jawabannya adalah KPR ,
bagaimana cara pilih bank untuk KPR?

1. Tanyakan apakah pengembang ada kerjasama dengan bank untuk kredit rumah

Saat Anda membeli rumah terlebih kepada pengembang, biasanya pengembang tersebut sudah mempunyai kerjasama dengan salah satu atau beberapa bank untuk membantu Anda jika ingin kredit. Dan biasanya lagi, kerjasama tersebut menawarkan berbagai macam keuntungan atau promo spesial kepada Anda yang membeli di perumahan tersebut. Misalnya, bunga lebih rendah, dapat diskon tertentu, cicilan lebih ringan, dan lain-lain.

Baca Juga : Jebakan Riba yang Mungkin belum Anda Tau

2. Cari tahu informasi bank atau produk KPR

Di Indonesia banyak sekali produk kredit yang ditawarkan bank maupun non bank. Anda perlu meluangkan waktu untuk bertanya langsung kepada mereka tentang produk tersebut dan mencari tahu kelebihan dan kekurangannya. Jika Anda tidak mempunyai banyak waktu luang, Anda bisa mencari tahunya dengan mengunjungi situs-situs yang membandingkan produk-produk KPR. Akan lebih baik juga jika Anda mendapatkan informasi dari kerabat Anda yang sudah memakai produk tersebut.

3. Pelajari jenis dan perhitungan bunga

Hal ini perlu Anda perhatikan, terutama untuk Anda yang baru pertama kali apply kredit dan tidak tahu bedanya jenis dan perhitungan bunga serta bagaimana mengaplikasikannya dalam cicilan Anda.

4. Sesuaikan dengan kemampuan Anda

Saat Anda mengambil keputusan untuk apply KPR pada bank, Anda juga perlu memastikan bahwa Anda mampu mencicil hingga masa tenornya habis. Jika tidak, akan berakibat fatal seperti rumah disita. Cicilan kredit biasanya adalah 30% dari penghasilan Anda perbulan

5. Simulasikan segala hal

Ketika Anda belum yakin dengan produk KPR di bank tersebut, Anda dapat meminta simulasi cicilan kredit ke marketing banknya agar Anda mendapatkan gambaran berapa besarnya cicilan Anda perbulan. Dengan begitu Anda juga bisa menyesuaikan dengan pendapatan Anda.Namun Jika anda takut Riba carilah Pembelian rumah dengan kredit namun yang Syariah saja.

Demikian sedikit tulisan mengenai Beberapa Alasan Mengapa Anda Sulit Membeli Rumah

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!

0 Response to "Beberapa Alasan Mengapa Anda Sulit Membeli Rumah"

Posting Komentar