Advertisment

Menolak Lamaran Boleh atau Tidak ?


Menolak Lamaran Boleh atau Tidak ?

Habis baca status tentang seorang Akhwat mantan Model, pendidikan S2, punya pekerjaan tetap yang menolak lamaran beberapa Ikhwah yang katanya Ikhwah2 tersebut hanya buruh pabrik atau kerja serabutan serta kurang berpendidikan.

Akhirnya Ikhwah2 tersebut marah2 dan membully akhwat tersebut..katanya masih materialistis sambil melafalkan hadits “jika datang kepadamu pemuda yg baik agamanya maka terimalah, karena kalo tidak maka akan terjadi fitnah!”

Ciee…merasa banget kalo kalian itulah pemuda yang baik agamanya..

Saya sih menganggap penolakan Akhwat itu Wajar saja koq.. Dia berhak untuk menolak atau menerima sesuai kriteria dia..

Dan memang masalah Kufu’ (kesetaraan) ini ada beberapa Ulama yang memasukkan bahwa diantaranya adalah status sosial, Nasab dan Ilmu..

Jadi ndak usah baper lah ikhwahnya..


Masak kalian nuntut akhwatnya harus terima kalian APA ADAnya sementara kalian justru cari akhwat yg ADA APAnya. ? Licik kalian… Ikhwah macam apa ?

Nuduh akhwatnya matre sementara kalian juga cari trnyata pake pertimbangan dunia juga..harus cantik, punya pekerjaan dan berpendidikan…

Giliran ditawari akhwat yg apa adanya..pendidikan seadanya..wajah pas pasan..keluarga akhwat juga pas pasan..mereka menolak dgn berbagai alasan..

Ikhwah begini bagus di ikat di pohon yg banyak semutnya…

Sy kalo punya anak gadis seperti diatas trus ada yg mau ngelamar saya tanya dulu spek nya ikhwah tsb.. Wajar dong.. Sy yg pelihara sejak kecil..sy yg ngongkosi trus kalian cuma modal hadits “jika datang kepada kalian pemuda yg baik agamanya dst..!” saya suruh pulang kalian..

Pemuda yg baik agamanya itu ndak pernah ngaku kalo mereka baik agamanya..

Itu tergambar dlm perilaku mereka dan diliat secara kasat mata..

Seperti Khadijah yg melihat baiknya Akhlak dan sifat Amanah Rasulullah ketika beliau berdagang..

Seperti kakek abdullah bin mubarak yg melihat amanahnya anak muda yg bekerja dikebunnya sehingga dia menikahkan dgn putrinya..

Seperti Said bin Musayyab yg melihat bagusnya agama muridnya yg miskin kemudian dia nikahkan dgn anak gadisnya dan menolak lamaran anak khalifah…

Bukan dengan ngaku ngaku…

Sekali lagi.. Jadilah Ikhwah yg berkualitas..perbaiki agamamu yg terpancar dari tingkah lakumu.. Perbaiki duniamu yg dengannya kamu hidup..

Jangan menjual agamamu utk dapat simpati..itu cemen namanya..

Wanita itu butuh ongkos utk perawatan..karena katanya lelaki yg berkata “kuterima kau apa adanya” itu Hoax..

laki-laki itu harus bekerja untuk mencari nafkah 

wanita / cewek itu faham mana Honda Jazz mana Honda Supra

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Fathimah binti Qais tentang dua orang yang telah melamarnya,
“Abu Jahm adalah orang yang suka memukul istrinya. Sedangkan Muawiyah adalah orang yang tidak berharta. Menikahlah dengan Usamah”. Sebenarnya aku tidak suka dengan Usamah namun sekali lagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menikahlah dengan Usamah”. Ahirnya aku menikah dengannya. 


karena sebab itu Allah memberi kebaikan yang banyak kepadaku, aku merasa beruntung (HR Muslim no 3770 dari Fathimah binti Qois).

Dari Buraidah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya kemulian orang yang hidup di dunia adalah dengan harta” (HR Ahmad no 23109, sanadnya kuat menurut Syeikh Syuaib Al Arnauth).

Sudah kalo di tolak ya sabar aja, pantaskan diri dulu , kalo jodoh pasti tidak akan kemana2.. tapi kalau kamu ga kemana2 ya gak dapet dapet jodoh.

Jangan malah bilang sama calon mertua kamu... "IZINKAN SAYA BERZINA DENGAN ANAK ANDA" kalau kamu nekat bilang gitu pastinya kamu  bakalan di tempeleng hahaha...

Demikian artikel Menolak Lamaran Boleh atau Tidak ?

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share

Jika anda memiliki kritik maupun saran dipersilahkan  menulis di kolom komentar.

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 Response to "Menolak Lamaran Boleh atau Tidak ?"

Posting Komentar