Surat Untuk Robert Budi Hartono



Surat Untuk Robert Budi Hartono

Engkong Robert Budi Hartono, Memang sangat bagus pencarian bakat usia dini di cabang bulutangkis di Indo ini ditiadakan. Tepat sekali tindakan engkong itu. Dan sangat disarankan supaya engkong tidak mengadakannya lagi untuk ke depan.

Djarum ga perlu deh cape cape besarin anak orang yang senang mukul mukul raket itu.. Ujungnya kalian dibilang mengeksploitasi anak gara gara anda memiliki pabrik rokok..

Mereka tidak tau jika Engkong itu adalah pemilik saham terbesar di Bank Central Asia (BCA), Blibli.com, dan mengakuisisi forum Kaskus. Mereka juga ga tau engkong memiliki puluhan ribu hektar perkebunan kelapa sawit, menjalankan bisnis perumahan, properti, pusat perbelanjaan dan perhotelan. Pemilik bisnis elektronik brand Polytron, bisnis multimedia dan sejumlah bisnis raksasa lainnya... Klo rokok mah recehan bagi dirimu... Tapi mereka tetap ga paham. Mereka pikir anda sedang berbisnis melalui bulutangkis ini..Dan Lacurnya lagi, mereka pikir Taipan terkaya no 1 di Indo sekelas anda sedang mengiklankan rokok. Pintar sekali kan pemikiran orang orang itu?

Baru aja cabang Bultang mulai naik daun sedikit dan sudah ada hasilnya,,, ehhh... Mulai keluar tingkah ini itu...eksploitasi lah,,, padahal Djarum sudah melakukannya buat bangsa ini selama puluhan tahun kan? Kok protesnya baru hari ini ya?

Kita tahu pihak Djarum sudah mencoba menjelaskannya, mencari solusi dan menghilangkan embel tembakau, tapi ditolak kan?.... Bos.....klo boleh saran, engkong tidak perlu ganti nama untuk melanjutkan program ini. Nanti engkong pakai brand BCA dibilang riba terselubung ama Komisi Pelindung Agama, pakai brand kelapa sawit diprotes Komisi lingkungan hidup, pakai brand Hotel dicap prostitusi oleh Komisi Pembela Moral, pakai brand Mall dibilang mengajarkan kemewahan di negeri orang miskin oleh Komisi Orang Susah. Apalagi ada yang menyarankan pakai nama anda, contohnya Robert Budi Hartono Bultang Foundation.. Hahaha...ntah Komisi apa yang akan mencari anda Pak. Tidak perlu bos, bangsa ini lebih banyak peminta komisinya daripada orang orang yang berguna.

Engkong taulah Indon ini apa,,

Negara dimana pemain ke 13 pesepakbolanya paling ditakuti semua lawannya(baca suporter), menang satu pertandingan hebohnya bisa bulanan non stop. Sekali kalah, stadionnya dirusak. Negara dimana atlet atletnya digembos dengan cara instan melalui program naturalisasi. Atlet amatiran luar yang ga becus di negaranya dibeli mahal oleh Indo dan dijadikan WNI, akhirnya kalah dan kalah lagi. Negara dimana semua cabang olahraganya selalu jadi pecundang walau hanya bertanding dengan sesama Asia apalagi tingkat dunia.

Baca Juga : Cara Berjualan Foto di ShutterStock

Bukan saja di cabang olahraga. Engkong juga tau kan ini negara apa.... Anak kecil dimanfaatkan untuk demo seorang gubernur kafir, di jalan teriak teriak "bunuh.. bunuh" . Lalu si Komisi ada ngomong nga soal eksploitasi?

Engkong juga tau, ketika orang orang tua yang notabene seorang tokoh masyarakat bermain politik dimana mereka berseberangan dengan lawannya, cucu cucunya dipakein kaos 2019gantipresiden..lalu si Komisi ada ngomong nga itu eksploitasi?

Engkong juga tahu,  para penganut paham ideologi terlarang sering memanfaatkan anak kecil untuk ikut mengkhianati negara, mengajari mereka tidak menghormati bendera.. Lalu si Komisi ada nga sebut itu sebagai eksploitasi?

Engkong juga tahu, di setiap sudut kota di jalanan Indon ini, anak anak kecil dikoordinasi untuk menjadi pengemis, pengamen, pura pura sakit, minta sumbangan.... Lalu Komisi itu ada berbuat apa soal eksploitasi? Kata mereka.. Ini sulit diatasi. Kerjanya terorganisir... Taik kan?

Engkong juga tahu banyak hal hal lain yang lebih baik diselesaikan oleh Komisi Palat Indo dibandingkan mempermasalahkan soal rokok, tapi mereka lebih suka mengurusi brand Djarum itu.

Atau mungkin uang engkong itu terlalu banyak. Mereka pikir siapa tau diganggu sedikit, anda akan mencairkan komisi buat mereka..kan Lumayan Pak buat beli beras?

Kong Budi, ada baiknya cukup sudahi saja sumbangsih anda terhadap bangsa ini dan mari kita semua duduk manis dan lihat orang orang jago bacot di negara ini bisa berbuat apa.
 
Mungkin lebih baik uang engkong yang banyak itu disumbangkan ke yayasan perlindungan hewan, kongkong kasih makan anjing itu sampai kenyang, maka bergoyanglah ekornya dan anda pun akan merasa dihargai.. Atau nanti pas ziarah kubur, engkong bakar sebanyak banyaknya uang orang mati itu untuk semua area pekuburan, maka arwah arwah pun lebih pandai berterima kasih dan mendoakan kesehatan anda.


Baca Juga : 7 Cara Pembayaran Online Shoping

Salam sejahtera Kong,,, Mari gantung raket saja.

Demikian artikel Surat Untuk Robert Budi Hartono

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 Response to "Surat Untuk Robert Budi Hartono"

Posting Komentar