Jadi Wanita itu Bukan Matre tapi Memang Kalau Ada yang Lebih Aja



Jadi Wanita itu Bukan Matre tapi Memang Kalau Ada yang Lebih Aja


Some ppl judge me as “princess” karena nggak mau di ajak susah, lah ya iyalah siapa sih orang yg mau di ajak susah? Sekalipun ada sih mulut mereka di luaran sana yg dgn munafik mengatakan “aku itu tipe yg bisa di ajak susah” atau “aku bersedia hidup susah asal dgn kamu” Halah bullshit, setelah ngrasain tagihan numpuk, uang belanja kurang, beras abis, bensin abis, gak bisa jajan, gak bisa jalan2, gak bisa beli Skincare (my worst nighmare) baru deh di dalam hati menyesal.

Girl nggak bisa di ajak susah dan nggak mau di ajak susah itu beda penekanan, saya tipe yg nggak mau di ajak susah dan bukan nggak bisa di ajak susah, bagi saya makan di warteg Ok, tinggal di kontrakan kecil No problem, anggaran bulanan tipis juga not a big deal sama seperti Michelle Obama, Veronica Zurkerberg, ibu Ainun Habibi dan wanita2 di belakang lelaki hebat lainnya. Lho kok bisa? Kalian pasti berpikir bahwa wanita2 tsb menemani lelaki mereka dari bawah hingga sukses kan? Mereka bisa di ajak susah karena mereka paham investasi, Obama adalah pria gemilang dengan karir bagus saat bu Michelle memutuskan menikah dengan beliau, Mark Zurk punya kemampuan di atas rata2 dalam hal matematic dan networking dgn IQ tinggi dan kredibilitas yg tdk di ragukan dgn background tsb Vero menerima lamaran mark, pak habibi adalah mahasiswa gemilang, nilai akademis bagus dan terkenal karena kecerdasannya dgn intuisi tajamnya bu Ainun menerima pinangan pak habibi, jadi semua wanita di belakang pria hebat itu sudah tahu value si pria nya, mereka bukan asal menikah dengan pria yg omdo “ayo kita mulai dari bawah bersama” atau “rejeki setelah nikah akan mengalir dari dua arah” like Wtf wrong with u ppl!? Kalau menikah membuka pintu rezeki harusnya Indonesia sekarang jadi negara TERKAYA DI DUNIA melihat statistik pernikahan di Indonesia yg begitu tingginya di banding negara lain tapi nyatanya apa? Nol besar! Kemiskinan dimana2 yg akhirnya memicu KDRT, perceraian dini, penelantaran anak dll Lalu kata2 ajakan untuk mulai dari bawah itu sungguh tdk gentlement, pria sejati pasti memantaskan diri dulu sebelum mengajak wanitanya mengarungi bahtera rumah tangga dan lagi yg biasa ngomong “temani aku dari bawah sampai sukses” biasanya di ucapkan oleh orang yg cuma jago ngomong tapi di kehidupan aslinya 0 besar, pemalas, hobi ngayal bisa kaya dgn jualan MLM, kemampuan kecil tapi minta gaji gede, hobi nontonin motivator kaleng2 agar termotivasi berbisnis lalu mendadak kaya raya lmao

Open your eyes, wanita baik untuk pria baik, wanita berkualitas untuk pria berkualitas. Jangan ngeluh krn masih Jones, tingkatkan value, kalau lu banyak duit cewek macam apapun bisa lu sikat bro.

Demikian artikel  Jadi Wanita itu Bukan Matre tapi Memang Kalau Ada yang Lebih Aja

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 Response to "Jadi Wanita itu Bukan Matre tapi Memang Kalau Ada yang Lebih Aja"

Posting Komentar