Belajar Bisnis? Belajar dari Pocong



Belajar Bisnis? Belajar dari Pocong

Brand yang kuat adalah brand yang memiliki konsistensi. Brand yang kosisten,jauh lebih bernilai daripada brand yang tidak konsisten.

Brand brand besar yang terkenal sangat serius dalam mejaga konsistensinya. Ini berarti “ serius melakukan hal yang serius akan mendapatkan hasil yang serius”.

Ada 5 element penting dalam menancapkan brand ke benak konsumen yaitu sight smell, touch, taste and hear yang biasa disebut brand hacking. Melalui ke 5 panca indera inilah brand membuat mencuri perhatian konsumen. Hanya mencuri perhatiannya.


Bagaimana biar mereka cintaah?... sentuhlah dia tepat di hatinya....kalo dalam brand berilah value yang membuat mmampu membuat ikatan emosional..ini beda bahasan.

Kembali ke bahasan semula,
5 element brand hacking yang ada, hampir sebagian besar brand dikomunikasikan hanya melalui visual seperti logo, kemasan produk dan lain lain, karena memang itulah cara pertama menarik perhatiannya. Tetapi banyak yang salah dalam melakukannya dan cenderung berubah ubah brand identitasnya.

Gimana orang bisa mengenali dan hafal tentang brand kita kalau identitas visualnya berubah ubah.

Sekarang ungu besok biru...

Jarang yang mau sabar dan konsisten.
Mentang mentang punya kenalan designer ganti identitas se enaknya...


Coba sekali kali belajar sama pocong

Tau pocong khan?
Pocong adalah salah satu hantu paling konsisten brand identity nya

Begitu mendengar kata pocong maka visual yang akan muncul adalah:

Nama: Pocong
Brand Personality: Calm and cool
Corporate Color: White
Brand Attribut: Pita putih /iket putih
Brand Culture: Jalannya lompat lompat, posisi tangan sedekap diperut dan pendiam
Geographic: kuburan, rumah kosong

Pernahkah anda liat pocong pake seragam Arema/persebaya?
Pernahkan liat pocong menggelinding?

Hampir semua pocong lompat...adapun pocong yang ngesot adalah pocong yang berusaha out of the box

dan ini malah membuat identitasnya jadi abu abu…ini pocong apa suster?

Artinya pocong sudah sukses dikenal karena berhasil menjaga konsistensinya.
Kaum pocong akan tetap mudah dikenali meskipun berkumpul bersama ribuan syaitan pas kopdar nasional.

Pocong tetep eksis sebagai hantu yang berkarakter meskipun kita sudah memasuki era 4.0

Apakah seragam pocong mahal?…..jawabnya TIDAK

“Tidak harus mahal agar dikenal, hanya perlu konsisten dan berbeda dengan lainnya.”

Trus gimana cara menjaga agar brand kita tetep eksis dan konsisten?

Dalam dunia brand ada yang namanya Brand Document disitu mengatur tentang Brand Identity, Brand Managemen, Brand Strategi dan Brand Guideline.

Brand Guideline adalah buku/kitab yang berisi aturan aturan dan batasan dari A-Z yang bertujuan untuk menjaga konsistensi dan eksistensi brand.


Brand Guideline dibuat untuk menjaga reputasi brand. Hampir 100% brand besar dunia mempunyainya.

Kalo di Brand saya (Islam) Brand Guideline itu disebut Alquran.

Identitas brand anda udah jelas?

Demikian artikel sederhana mengenai  Belajar Bisnis? Belajar dari Pocong

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 Response to "Belajar Bisnis? Belajar dari Pocong"

Posting Komentar