Jangan Sampai Kedermawanan Kita Menyakiti Sesama


Jangan Sampai Kedermawanan Kita Menyakiti Sesama

Terkadang niat orang memang baik memberi kepada sesama, namun ada yang sembinyi sembunyi ada pula yang di tunjukkan mungkin alasanya agar orang lain terpancing dan mengikuti apa yang ia lakukan. Namun terkadang menjadi salah sangka dikirannya RIYA, kebaikkan kok di upload di medsos apa namanya kalo bukan pamer / Riya. ya begitulah lebih banyak orang yang mencela daripada orang yang memuji kebaikan kita. ok kita lanjutkan.

Ceritanya begini,
Bapak ini, pengangkut sampah.
Saat kuhampiri dan kutawarkan nasi
Beliau dengan sumringah mengucap syukur.

Lalu ia berkata,
“Dipoto dulu neng, buat laporan kan?”

Deg.
Padahal aku tak berniat memotonya, krn posisi berhenti kami persis di depan jalan..

Baca Juga : Jangan Hanya Bekerja Jika Ingin Sukses

“Pak, maaf ya kalau menyinggung bapak.”

“Ga apa-apa neng, kalau orang miskin dapet nasi aja seneng. Walaupun jadi ga punya muka.”

Ya Rabb..
Faghfirlii
Faghfirlii..

Lantas aku duduk menemaninya.

Berceritalah dia.
Dulu, saat awal-awal ada yang bagi nasi ia sangat malu ketika harus difoto. Bahkan sempat tersinggung dengan seorang ibu berkacamata yang menjulurkan nasi dari mobil mewah mengkilap(bapaknya bilang gitu, mobil mewah mengkilap).

Namun seiring waktu, perut ternyata lebih penting dari ego.

Ia tak lagi berkeberatan difoto, tak juga mempermasalahkan cara orang2 yang membagi nasi dengan menjulurkan bungkusan dr kaca mobil.

Asalkan sebungkus nasi bisa mengganjal perutnya.

“Ya neng, kalo dapet nasi kan bapak bisa nyisihin 10 ribu buat dibawa pulang.” Katanya sambil menyuap nasi bungkus.

Aku rasanya ditabok tabok sama si bapak.
Ya Allah..

Jangan sampai kedermawanan membuat kami lalai.
Jangan sampai sebungkus nasi merendahkan mereka..
Jangan sampai hati mereka terluka.
Jangan sampai kesombongan mampir di benak kita saat memberikan nasi

Ah, pak.
Doakan saya dan teman-teman  agar bisa  berbagi tanpa melukai ya pak.
Doakan kami agar bisa berbagi namun tetap menghargai

Karena sungguh, kita sedang memperjuangkan surga.
Jangan sampai, perjuangan ini ternoda dan kita tergelincir bersama dalam kobaran api neraka.

Naudzubillah tsumma naudzubillah


Doakan kami ya, teman-teman agar selalu lillah dalam perjuangan ini.
Dan aku pun selalu mendoakan teman-teman, agar Allah luaskan rezekinya untuk terus membersama dalam ikhlas bersedekah

Allah yubaarik fiikum

Demikian artikel "Jangan Sampai Kedermawanan Kita Menyakiti Sesama"

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 Response to "Jangan Sampai Kedermawanan Kita Menyakiti Sesama"

Posting Komentar