Jumat, 14 Februari 2020

5 Dasar Cara Mengatur Keuangan


5 Dasar Cara Mengatur Keuangan

 5 dasar peraturan keuangan. Sayangnya kita nyaris salah di ke lima limanya. Mungkin Anda tidak demikian, tetapi saya demikian sampai usia 45 an.

1. Bisa membedakan aset dan beban
Di sini saja sudah terbolak balik. Yang beban dikatakan aset. Seharusnya menumpuk aset supaya tambah kaya, saya malah menumpuk beban sehingga tambah miskin.

2. Mengerti arus uang atau cashflow
Selama bertahun tahun, cashflow saya ternyata lebih banyak cashflownya orang miskin, dan tidak pernah mengalami cashflow orang kaya. Padahal semua orang yang kenal saya, menganggap saya kaya. Termasuk saya sendiri.

3. Mengetahui cara menggunakan uang
Dari 3 cara menggunakan uang, saya justru melakukan yang terjelek. Jangan tertawa dulu, karena saya yakin Anda juga melakukan hal yang sama.

Baca Juga : 4 Keuntungan Menjual Produk Digital

4. Mengetahui penghasilan aktif dan pasif
Seumur hidup kita dilatih untuk mencari UANG YANG SALAH. Kemudian bingung sendiri mengapa semakin tua kerjanya semakin keras ya ? ternyata jenis uang yang salah yang kita cari.

5. Mengetahui definisi kaya dan miskin
Di hal yang paling penting inipun kita tidak tahu. Kita semua ingin kaya, tetapi kita semua salah membuat definisinya. Akibatnya jelas, dari waktu ke waktu bukannya bertambah kaya tetapi justru bertambah miskin. Semakin tua kerjanya semakin keras, yang menunjukkan kita semakin miskin.

Bedah dikit ya:

HARTA ANDA ASET ATAU BEBAN ?
Banyak yang tidak bisa membedakan aset dan beban. Mereka mengira rumah yang dia tinggali itu aset. Mobil yang dinaiki itu aset. Akibatnya mereka berusaha terus membuat rumahnya lebih bagus dan meningkatkan nilainya. Padahal nilai rumah bukan fisiknya tetapi pada "LOKASI"

Banyak rumah keren yang terletak di sekitaran Porong tempat semburan lumpur Lapindo, tapi nyaris tidak ada harganya karena lokasinya bikin orang takut dan kwatir.

Tanah di dekat gunung merapi tentu tidak ada yang tertarik karena takut kena lahar dingin atau awan panas.

Tanah di pinggian Kali tentu orang yang kaya tidak mau beli karena rawan banjir dan longsor.

Aset adalah segala sesuatu milik kita yang bisa memasukkan uang secara rutin ke kantong kita. Seperti saham, deposito, surat berharga lain, real estate, kos kosan, bisnis yang diurus orang lain, lahan produktif, ternak dll.

Beban adalah segala sesuatu yang menyebabkan kita harus mengeluarkan uang. Contoh beban misalnya rumah yang kita tinggali, mobil yang kita pakai.

Rumah yang kita tinggali adalah beban yang paling besar menyerap potensi kekayaan kita. Semua uang penghasilan kita masuk kesana. Jika seseorang punya uang, tiba tiba saja merasa perlu mengganti lantai rumah, merenovasi dapur, menambah kamar.

Baca Juga: Faktor Yang Membuat Bisnis Anda Mati

Anda mengalami?.... saya juga hahahaha.

Demikian artikel sederhana mengenai  5 Dasar Cara Mengatur Keuangan

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!-

0 komentar:

Posting Komentar