Selasa, 25 Februari 2020

Karyawan VS Perusahaan


Karyawan VS Perusahaan


Karyawan dan perusahaan adalah hubungan emosional yang saling mebutuhkan, Perusahaan membutuhkan skill atau keahlian para karyawannya, sedangkan karyawan membutuhkan imbalan atas pekerjaannya.

Karena hubungan mereka adalah hubungan yang saling menguntungkan, maka idiealnya di antara mereka terbentuk interaksi yang berimbal balik. Perusahaan mempercayai karyawannya, dan sebaliknya karyawan mempercayai perusahaannya.

Baca Juga : 10 Kunci Kesuksesan

Tapi yang terjadi, banyak pimpinan perusahaan yang suka se enaknya memperlakukan karyawan atau karyawan yang bekerja seenaknya padahal mereka sudah dibayar sesuai kesepakatan.

Karyawan dan perusahaan adalah keluarga, dimana satu dan lainnya terikat dan saling membutuhkan.

Tanpa "adanya karyawan" perusahaan bisa bubar.
dan tanpa "ada perusahaan" karyawan tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan.

Dan para pemilik perusahaan harus sadar banget:

"Dibalik kesuksesan yang anda nikmati sekarang, ada keringat dan kerja keras para karyawan"

Jangan pilih kasih
Apa yang berlaku pada seorang karyawan harusnya bisa berlaku untuk semua. Jangan diskriminatif

Promosi sesuai kemampuan
Berikan promosi jabatan kepada seorang bawahan hanya berdasarkan kemampuannya dalam bekerja, bukan karena hubungan personal.

Beri kesempatan sama
Jika ada lowongan untuk jabatan tertentu, setiap pekerja harus bisa melihatnya.Semua pekerja harusnya memiliki kesempatan yang sama.

Dengarkan
Saat bawahan Anda memberikan pendapat, dengarkan baik-baik. Jika hanya Anda yang berbicara, karyawan akan merasa diperlakukan tidak adil.

Baca Juga : Jangan Hanya Kerja Jika Ingin Sukses

Pastikan semua karyawan tahu SOP dan aturan yang berlaku di perusahaan

Berikan bawahan buku atau daftar aturan untuk menjaga kedisiplinan, berikan punish dan reward.

Demikian sedikit tulisan mengenai Karyawan VS Perusahaan

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 komentar:

Posting Komentar