Rabu, 25 Maret 2020

Apa beda alkohol 70% dan alkohol 90% untuk Antiseptik ?



Apa beda alkohol 70% dan alkohol 90% untuk Antiseptik ?

Soal persentase alkohol sbg antiseptik, persentase sifat antiseptik optimalnya adalah 70%.
Banyak yg pakai alkohol 95% (alkohol 96%) dngn berpikir lbh besar persentase lbh bagus. Penjelasannya:

Salah satu kerja etanol dalam merusak sel mikroba adalah mendenaturasi protein. Kerja ini akan lebih efektif jika ada air di dalamnya. Etanol 70% merupakan campuran antara etanol sebanyak 70% volume dan air 30% volume (v/v). Analoginya saat kita mandi dengan sabun. Apakah kita bisa hanya menggunakan sabun saja? Tentu harus pakai air kan? Nah inilah yang menyebabkan mengapa harus ada air di dalam cairan alkohol yang digunakan. Selain itu pada alkohol konsentrasi sangat tinggi hanya akan mampu mendenaturasi protein di luar sel mikroba. Tidak mampu menembus membran sel mikroba dan mendenaturasi protein di dalam sel mikroba yang sebenarnya merupakan target utamanya.

Baca Juga : Virus Corona Melanda, Waspada Boleh Panik Jangan

Jadi kalau udah 70%, jangan diencerin lg. Klo dpt yg 95% atau 96%, nah diencerin sampe jd 70%. Rumusnya:

(Volume alkohol 95/96%) x 95/96% = (Volume total setelah pengenceran) x 70%
Air yg ditambahkan = volume total setelah pengenceran - volume alkohol 95/96%

Contoh kalau mau bikin dari 100 mL alkohol 95%, bagaimana?

100 mL × 95% = volume akhir (pengenceran) x 70%

135, 71 mL
Jadi 100 mL alkohol 95% td tambah 35 mL air bersih aja.

Inget, air yg dipakai harus bersih ya..bagusnya dipanasin dulu sampe mendidih, atau pakai filter semacam Pure it dan sejenisnya. Soalnya klo ada mikroba awal di air yg dipakai untuk pengenceran, malah jd ga optimal jg. Kalau di lab saya dulu kuliah pakainya aquades (air suling destilasi)

Sama satu lg...ada video beredar bikin campuran sanitizer alkohol 70% ditambah bahan lain. Saya sarankan si ga usah ditambahin apa2.
Krn klo campuran lain itu ga steril (ada mikroba awal), sifat antiseptik alkohol 70% malah berkurang. Apalagi klo bahan misal lidah buayanya ada jamur/fungi kecil, ada yg tahan alkohol 70% dan malah bisa memetabolisme alkohol jg.

Baca Juga : Sepucuk Surat dari Kelelawar

Jd bikin yg alkohol 70% standar / murni aja. Ga usah dimacem2in..klo hand sanitizer bermerk yg beredar di pasaran ada vitamin E, castor oil, dll memang ditambahkan tp mereka ada proses sterilisasi dan purifikasi dulu.

Terakhir, pahami definisi dan fungsinya ya
Antiseptik = membunuh mikroba, aplikasi bisa pada makhluk hidup..contoh alkohol 70%

Desinfektan = membunuh mikroba, aplikasi pada benda mati..misal karbol kamar mandi, bayclin, porstex, vixal, dsb.

Tambahan: saya ga rekomen hidrogen peroksida ya...setahu saya itu toksik buat sel tubuh kita jg.

Nama lain alkohol yg kita bahas ini adalah etanol, etil alkohol / ethyl alcohol, Kalau nemu antiseptik yg ada tulisan etanol 70%, etil alkohol / ethyl alcohol 70% , jangan ragu lagi ya.


Demikian sedikit tulisan mengenai Apa beda alkohol 70% dan alkohol 95% untuk Antiseptik ?

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!


0 komentar:

Posting Komentar