Kamis, 07 Mei 2020

Jangan Membanding Bandingkan Hidup Kita



Jangan Membanding Bandingkan Hidup Kita

Hidup itu Sawang Sinawang, Tahu kenapa hidup kita mulai tidak enak? Karena kita mulai membandingkan hidup kita dengan kehidupan orang lain. 

Membandingkan apa yang mereka punya, sementara kita tidak. 
Membandingkan penghasilan mereka dengan penghasilan kita
Iri dengan jalan mereka yang lurus dan mulus, 
sedang jalan kita berputar-putar penuh liku. Menginginkan perjalanan mereka yang begitu mudah, sedang perjalanan kita begitu sulit hingga seringkali diri merasa payah. Fiuuh..
Membandingkan adalah aktivitas tanpa akhir. Tersebab itulah kita lupa tentang hakikat syukur.

Baca Juga : Cara Cepat Menjadi Kaya

Kehidupan hari ini yang kita keluhkan, mungkin adalah kehidupan yg orang lain impikan
Bulan November 2018 sy off dr fesbuk, sy hapus semua aplikasi fesbuk di hape dan komputer. Cape. 
Ngeliat kesuksesan-kesuksesan orang lain. 
Ada yg omsetnya segini, ada yg baru buka cabang yg kesekian ratus, ada yg baru dapet proyek gede, bla bla bla bla.. 
Kelihatannya semuanya sukses. 
Jadi cape sekaligus iri, mungkin karena kondisi gw saat itu lagi terpuruk banget,
Akhirnya memilih untuk Sedikit menghilang dari kehidupan sosial dan fokus sendirian menyelesaikan masalah. Karena masalah ga akan selesai dengan hanya baca2 status fesbuk orang.

Tapi semakin menjauh, semakin dalam masalahnya. Semakin stress bahkan depresi. Hampir tiap malam mimpi buruk. Dikejar masalah, dikejar hutang, dikejar tuntutan harus sukses seperti orang lain. Fiuhhh capeeee banget..

Sampai suatu hari ketemu ade kelas, yg sedang punya masalah hutang Miliaran, karena ditipu sama karyawannya. Tapi dia beda, dia selalu terlihat optimis dan semangat. Dan sedang menuju ikhtiar utk selesai dari masalahnya. 

Bro, apa rahasia nya kok bisa optimis padahal masalah nya berat?
"ane keliling terus kang, silaturahim, cari jalan. Ketemu A, minta saran atas masalah ane, ketemu B jg gtuh, ketemu C dst. Lah kan ane ngejalanin saran dr status fesbuk abang yg dulu, yang itu tuh silaturahim sama 4 golongan tiap bulan. Karena masalah ane berat, ane jadi tiap minggu ajah silaturahim sama orang " JLEB.

Baca Juga : Berhentilah Nyinyir atas Postingan Orang di Facebook

Silaturahim. Mungkin ini solusinya. Tapi gw malah ngasingin diri. Sejak pertemuan itu langsung muter deh silaturahim kesana kesini. Minta nasehat dan minta saran atas masalah. Bukan minta duit atau projek. Seringnya ke Bandung, untuk ketemu 2 Guru. Hampir tiap bulan kesana. Alhamdulillah sangat sangat membantu. No mention tp semoga Allah SWT membalas semua kebaikan kalian. 

Sampai akhirnya suatu saat dikontak sm temen SMA. Udah 5 tahun lebih ga ketemu. Awalnya males2 gituh. Tapi akhirnya dipaksain. Ga ada agenda apa2. Cuma mau ngobrol2. Sampe akhirnya dia nanya2 projek yg lg dikerjain, dan gw cerita. Di akhir pertemuan dia bilang mo inves di projek gw. Kecil ajah X Miliar. What??! Kaget, disangka becanda. Ketemu siang, sorenya dia langsung ngasih cash sebagian. Inikah pertolongan Allah SWT? Dari jalan yg ga disangka2, ga direncanakan, ga pernah terpikir. Kejadian. Allahu Akbar. 

Dari situ akhirnya menggiatkan silaturahim. Bahkan menjadi KPI pribadi dan perusahaan. Sampai akhirnya "momentum" itu tiba dan gw bisa menyelesaikan semua masalah yang dulu gw anggap sangat besar.  Teringat nasehat guru: Allah SWT sebesar apa dalam hatimu, sehingga kamu ragu bahwa DIA akan membantumu menyelesaikan semua masalahmu. 

Hari ini gw sadar, 
banyak orang yang lebih sukses, 
banyak orang yg lebih kaya, 
banyak orang yg lebih beruntung, 
So What?? 
Gw ga [terlalu] peduli
Gw ga mau terjebak lagi untuk: membandingkan kehidupan orang lain dg kehidupan gw sendiri. Gw pengen bahagia ga pake syarat.

Baca Juga : Setelah Melakukan 69 Hidup Saya Berubah

Hari ini gw berfesbuk lagi,
Mencoba utk mencari amal jariyah dengan membagi ilmu atau pengalaman yang gw dapat ke orang lain, untuk jadi inspirasi atau diambil pengalaman agar temen2 gw ga jatuh ke lubang yang sama.

Ga usah iri sama kehidupan gw, ga sebagus itu kok. Bersyukurlah selalu menjadi apapun dirimu.

Demikian artikel sederhana mengenai Jangan Membanding Bandingkan Hidup Kita 

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 komentar:

Posting Komentar