Rabu, 10 Juni 2020

Pesaing pada Banting Harga Kita Harus Bagaimana?


Pesaing pada Banting Harga Kita Harus Bagaimana? 

Bicara soal fenomena banting harga,
Saya rasa itu sudah biasa dan akan selalu ada selama kegiatan ekonomi ada. Bagi saya ini tidak masalah, karena toh tidak ada yang bisa melarang. Bahkan sependek yang saya ingat menurut ustadz Erwandi hal ini boleh2 saja karena yg mendapat maslahat (yakni pembeli) jauh lebih banyak / mayoritas dibandingkan yang dirugikan (yakni kompetitor / kita).

Dulu Umar bin Khathab pernah 'mengusir' Ibnu Abi Balta'ah dari pasar karena banting harga (menjual di bawah harga pasar), namun saat kemudian Ibju Abi Balta'ah keluar pasar dan buka lapak di rumah, para pembeli malah ikut keluar pasar dan belanja ke rumah beliau. Ini sudah hukum ekonomi. Pembeli, secara normal, otomatis akan mencari harga terendah. Alhasil Umar kemudian meminta maaf dan mempersilahkan Ibnu Abi Balta'ah menjual dengan harga sesuka beliau.

Fenomena persaingan harga akan selalu ada. Tinggal bagaimana strategi menghadapinya. Misal dengan menambahkan value, membangun ikatan emosional dengan buyer, menjaga kualitas barang dagangan, memberikan after servis yang memuaskan, memberikan garansi atau jaminan agar seller lebih percaya dll. InsyaAllah di pasar sudah banyak contohnya, pedagang-pedagang yang tetap laris meski kompetitornya banting harga. Biasanya karena buyer sudah klop dengan sosok penjualnya. Jadi apapun yang ia jual akan dibeli, meski bagaimanapun kompetitor jumpalitan di luar sana. 

Allahu a'lam.
Kalau punya pendapat beda boleh saja. Monggo tulis di komentar supaya menambah wawasan.

Demikian artikel sederhana mengenai Pesaing pada Banting Harga Kita Harus Bagaimana? 

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

daftarkan email anda untuk berlangganan artikel dengan gratis !!

0 komentar:

Posting Komentar