Selasa, 27 Oktober 2020

CARA MENYIKAPI ORANG YANG MAU UTANG PADA KITA

 


CARA MENYIKAPI ORANG YANG MAU UTANG PADA KITA

Hari hari dimintain tolong orang pinjem uang tentu hal biasa buat teman2 semua. Ya kan ya dong. Bagaimana menyikapinya?

Kalo ada yg minjem, kita kudu siapin SOPnya dan ini masing2 org beda style dan menyikapinya. Silakan aja tiap orang bikin SOPnya sendiri. Misalnya begini:

1. Kita tanya buat apa (urgent ga urusannya, kalo utk hal konsumtif big NO)

2. Berapa (kita sanggup ga secara finansial, uang besar apa uang kecil, pertimbangkan resikonya jika ybs wanprestasi. Sebagian orang ada yg bersedia meminjami sebesar maksimal dia sanggup memberi)

3. Siapa yg jd saksinya (ini penting sekali utk membuat perjanjian utang piutang dgn dua saksi laki2)? Perihal menulis perjanjian utang piutang dengan dua saksi ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala di ayat terpanjang di Al Qur’an lho, yaitu surat Al Baqarah ayat 282. Jadi ngga ada tuh ceritanya orang ngga ngaku kalo utang. 

“Yaelah minjem segitu doang pake saksi2!!" katanya ngatain. Ya gamau jg gpp kale, silakan ke toko sebelah. 

4. Jangan lupa cek track record dia soal utang piutang (amanah ngga orangnya, jujur ngga)


Jika ada orang td sanggup bayar karena memang kekurangan (bukan karena ngemplang) maka tawarin opsi2 baru misalnya re schedule jatuh tempo atau tawarin nyicil sampe brp kali sanggupnya atau bebaskan saja utangnya sebagian atau seluruhnya.

Demikian sedikit tulisan mengenai CARA MENYIKAPI ORANG YANG MAU UTANG PADA KITA

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!


0 komentar:

Posting Komentar