Jumat, 09 Oktober 2020

SUSAHNYA MENCARI ORANG JUJUR DI NEGRI INI

 


SUSAHNYA MENCARI ORANG JUJUR DI NEGRI INI

"Bang, service HP"

Kilah ku pada seorang tuser yg lagi fokus di meja kerjanya.

"Oh iya, kenapa ini HP nya?" Tanyanya

"Ga tau bang, mati gitu aja"

Jawabku.

"Oh.. Coba saya periksa dulu"

Ujarnya.

"Wah IC Power kena mas.. Bisa ditunggu, 5 menit paling, biaya ganti 200 ribu!"

Ucap si tukang setelah membongkar HP ku.

oh gitu.. Tidak usah lah bang kalau begitu, saya mau beli HP baru saja!"

Tukasku sembari mengumpat dlm hati : "janc0k!"


I Love Sunday.

Minggu biasanya ku manfaatkan hari untuk jalan-jalan, mengunjungi teman, kerabat atau siapa pun juga yg ingin ku kunjungi tempat kediamannya.. Sambil membawa HP, yg sudah ku setting kerusakan sebelumnya (Biasanya soket on-off di lepas dari cangkang)


Sembari bertamu/bermalam dirumah seseorang; sering kali saya menyempatkan untuk mengitari kampung untuk mencari counter service HP terdekat, itu adalah kegiatan menyenangkan!


2 hingga 3 counter bisa ku kunjungi dlm 1 hari, sambil melihat-lihat ruang usaha, disamping itu juga saya mencari-cari tukang service yg punya mental jujur. Apakah itu berlebihan?


"Bang, service HP" (Tempat ke-2)


Ucapku pada seorang tuser yg sedang asik menikmati rokok dan santai memandangi layar laptop. *entah apa yg dia tonton sore2 begini.


"Ok.. Kenapa HP nya mas?"

Tanyanya setelah merebut HP dari tanganku.

"Gak tau bang, gak menyala"

Jawabku sambil mengamati ruang kerjanya yg tertata apik dipenuhi peralatan2 mahal.


"Wah EMMC rusak mas... Ganti aja mesin aja gimana? Harga 350rb"


Ucapnya setelah membongkar HP ku.


"Oh, parah ya bang... Gak usah lah kalau begitu, saya mau ganti HP baru saja!"

Celotehku, sembari kembali memandangi ruang kerjanya yg waaah.. lalu berbisik dlm hati : "Wajar saja kau punya tempat se-bagus ini janc0k!"


"Permisi, mau service HP" (Tempat ke-3)


Suaraku menggema diantara ruang berukuran 3x4, yg disekat oleh dinding triplek.


"Oh iya.. Sebentar"


Terdengar suara dibalik ruangan.


Ku pantau ruang kerjanya, tidak terlalu banyak alat dan HP yg dipajang pun cuma android2 biasa saja - tak ada yg gahar.


Keluarlah sosok tinggi kurus berkaos putih, memakai kopiah dan sarung. Rupanya dia baru beres shalat. Lalu ia menyapa : "Ada yg bisa dibantu mas"


Sekilas penilaianku biasa saja 'netral'


Aku tak mau menyimpulkan sstu dlm keadaan baru, dibutuhkan pengujian2, Toh byk juga kita jumpai org yg sosok penampilannya agamis tapi seringkali mengecewakan dlm tingkah laku.


"Kenapa ini HP nya mas"


Tanyanya.


Spt biasa jawabku : 


"Gak tau bang, mati gitu aja"


"Oo.. Coba saya bongkar"


Tukasnya, sembari mengambil obeng lalu membukanya; didepan ku!


"Hah... Apa gak salah ini, bongkar HP didepan konsumen?!" Bisik ku.


"Kulihat ada tempat kerjanya dibagian tengah, kenapa dia membongkar dihadapanku" Masih ku pertanyakan.


Setelah baut terakhir dicongkel dan cassing pun terbuka, ia lekas berucap : "wah, soket on off nya ini lepas mas!"


Aku kaget dibuatnya!!


Mengapa kau begitu polos bang?


Bukankah kasus2 simple spt ini yg dinanti oleh tuser sejagad?


Seringnya kasus2 seperti ini yg membuat kita girang walau tumbuh dua tanduk yg amat besar diatas kepala.


Waktu terasa berhenti...


Pikiranku melayang kemana-mana seperti berjam-jam lamanya.


Aku lompat mengingat kasus jumper yg hanya 1cm ber-upah 300ribu, jurus 3 jari yg dibayar 250ribu, lainnya cuma congkel kutu dari hp mati dan menjualnya dlm keadaan normal sebesar 1,500rb, dan ratusan kasus lainnya yg dikerjakan secara mudah.. Kita kadang menyimpulkan : "Teramat gampanh mencari duit di dunia service hp" hanya bermodal sedikit improvisasi duit berpindah dari tangan orang masuk kantong kita.


Tapi orang ini.. aku tidak habis pikir, kenapa ia polos spt bocil?


"Nah, ini HP nya mas, menyala kembali" Ucapnya setelah memasukkan soket on-off kedalam cangkangnya lalu menyalakannya.


Aku tak bergeming, cuma menampakkan ekspresi kosong.


Kemudian cepat kuberucap : "Berapa bang?"


"Tidak usah mas... gratis!!!"


Jawabannya singkat.


Aku berasa ditampar mendengar itu.


Wah, jgn gt dong bang, segitu juga kan butuh ilmu"


Ujarku.


"Ya sudah, se-ikhlasnya si mas saja"


Celetuknya


Aku pun kemudian merogoh kantongku.. menyesali, uang selembar 100rb yg kubelikan rokok diwarung dgn sisa kembalian 70rb. Dan dompetku tertinggal di bagasi motor.


"Ni bang, terimakasih banyak ya"


Ucapku sembari menyodorkan uang 70rb padanya.


"Wah kebanyakan mas!"


Jawabnya cepat.


"Udah gpp" Ku memaksa, menaruh uang tsb diatas meja etalasenya, lalu berpamitan.


"Aduuuh, terimakasih mas, semoga rejekinya dimudahkan" Tukasnya dgn wajah ceria.


Mendengar itu, aku merasa didamprat kembali olehnya : "Masih ditambah pula itu org mendoa'kan" Bisik ku.


Lalu bisik lirih, aku bermunajat : "oh Tuhan, sungguh Engkau memberi pelajaran mahal padaku hari ini, Engkau memperlihatkan padaku - kepada janc0k ini, cara terbaik mencari rejeki.. Semoga Engkau memasukkan kami kedalam golongan orang2 yg mendapat petunjuk" Aamiin.


Esoknya bekerja di kios, godaaan banyak sekali 


Dua tanduk dikepala selalu tumbuh seiring menerima kasus kerusakan HP


Tertarik dengan tutorial website dan blog saya kupas di chanel saya ZIDANSAKYA ya jangan lupa subscribe yah..... terimakasih....

Demikian sedikit tulisan mengenai  SUSAHNYA MENCARI ORANG JUJUR DI NEGRI INI

Jika artikel ini bermanfaat silahkan di share !!!

Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar !!!

0 komentar:

Posting Komentar